Surabaya (beritajatim.com) – Malam pergantian tahun baru di Kota Pahlawan diprediksi akan sepi. Pasalnya, Pemkot Surabaya tidak akan menggelar perayaan seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Tempat wisata yg dikelola pemkot tidak menyedikan acara (perayaan malam) tahun baru. Termasuk Air Mancur Menari Surabaya,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Surabaya Antiek.
Antiek menambahkan, meski begitu Pemkot Surabaya tetap membuka tempat wisata untuk liburan tahun baru. Tempat wisata tersebut buka seperti biasanya, pada siang sampai sore hari. “Kami sudah antisipasi untuk parkir, keamanan dan kenyamanan pengunjung,” ujarnya.
Pada kesempatan terpisah, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga berharap warga merayakannya dengan tidak berlebihan. Itu dikarenakan banyak musibah yang terjadi di beberapa daerah di Jatim. “Saya sebagai Wali Kota berharap dan ingin menyampaikan terutama untuk warga Surabaya, mari kita tidak perlu merayakan pergantian tahun dengan berlebihan. Karena banyak saudara-saudara kita yang masih dirundung duka,” kata Risma.
Jika ada harta berlebih, lanjut Risma, alangkah baiknya disumbangkan kepada para korban bencana. Untuk itu ia menegaskan lebih baik warga Surabaya bisa menahan diri dan tidak menghambur-hamburkan uang.
“Kita sumbangkan ke saudara-saudara kita. Masih banyak anak-anak yatim yang ditinggalkan orang tuanya. Karena itu saya berharap seluruh warga Surabaya tahan diri tidak terlalu hura-hura tidak perlu menghamburkan uang hanya untuk kesenangan sesaat,” imbau Risma. [ifw/kun]





