Sampang (beritajatim.com) – Sebanyak 17 Kepala Keluarga (KK) yang tercatat sebagau calon transmigrasi asal Kabupaten Sampang, Madura, gagal berangkat pada tahun 2018.
Kasi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Diskumnaker Sampang, Agus Sumarso menjelaskan, dari 20 KK yang mendaftar sebagai transmigran hanya tiga KK yang akan diberangkatkan.
\\\”Hasil survei dan penelitian terhadap kondisi calon transmigran yang mendaftar, hanya ada tiga KK yang lolos seleksi,\\\” terangnya, Sabtu (15/12/2018).
Ia menjelaskan, kuota dari Pemerintah Pusat mencapai 65 KK se-Jawa Timur. Dan Sampang hanya tiga KK yang akan diberangkatkan.
Ketiga KK tersebut, semula berprofesi sebagai petani. Mereka diberangkatkan ke Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat. Maksud dan tujuan transmigrasi sebagai upaya mengentaskan angka kemisikanan dan mendapat peluang kerja baru, khususnya bagi masyarakat Sampang.
\\r\\n
\\\”Tiga KK itu sudah kami berangkatkan bulan November kemarin,\\\” pungkasnya.[sar/ted]





