Surabaya (beritajatim.com) – Pasangan yang baru menikah biasanya sangat menunggu kehadiran anak pertama. Meski begitu, ketika anak yang ditunggu-tunggu sudah lahir, tidak jarang ibu dan ayah baru merasakan banyak kecemasan. Terutama mengenai pertumbuhan dan hal-hal yang berkaitan dengan si anak.
Perasaan cemas ini memang sering hadir karena memiliki anak merupakan pengalaman baru yang belum pernah mereka alami. Namun, sebaiknya jangan terlalu dipikirkan. Jalani dan berikan semua yang terbaik.
Sehingga rasa cemas itu akan bisa hilang dengan sendirinya. Berikut ini kecemasan yang sering terjadi.
Takut kebutuhan anak semuanya dapat dipenuhi
Tanggung jawab sebagai seorang ayah yang baru disandang akan membuat seorang cowok sedikit tidak percaya diri. Ada kecemasan yang pada akhirnya timbul dengan sendirinya.
Bentuk kecemasan tersebut diantaranya merasa takut tidak bisa mencukupi semua kebutuhan anak. Namun hal ini justru membuat cowok lebih bersemangat dan giat untuk bekerja.
Takut kurang mampu menjamin pendidikan dan masa depan anak
Rasa cemas lain yang juga kerap datang pada cowok saat baru menjadi seorang ayah adalah perasaan takut. Terutama rasa takut jika kelak kurang bisa menjamin pendidikan anak dan masa depannya. Mengingat pada saat ini pendidikan memang butuh biaya yang tidak sedikit.
Takut kurang bisa jadi contoh baik untuk anak
Adanya ketakutan tidak bisa menjadi contoh yang baik untuk anak juga salah satu bentuk kecemasan yang sering dialami cowok. Jika sebelumnya semua tindakan tidak ada yang memperhatikan dengan betul, kali ini ada anaknya yang bisa saja menurunkan semua gerak gerik hingga kebiasaan.
Berubah demi suatu hal yang baik tidak akan membuat sia-sia saja. Sebaiknya bisa menjadi salah satu penyemangat dalam hidup agar jadi lebih baik.
Takut tidak bisa mendidik dengan baik
Ketakutan lain yang kerap muncul pada seorang cowok yaitu perasaan takut jika dirinya tidak bisa mendidik anaknya dengan baik. Mungkin pribadinya yang sebelumnya bukan seorang yang cukup baik.
Namun, demi anak semua bisa kamu perbaiki kemudian. Sebab, pada dasarnya modal untuk mendidik seorang anak haruslah berdasarkan dengan kasih sayang yang berlebih.
Takut anak salah jalan hingga membuatnya kecewa
Takut jika kelak anaknya salah jalan hingga membuat kecewa menjadi bentuk lain sebuah ketakutan seorang cowok. Memang tidak bisa mengendalikan dengan pasti kehidupan anaknya kelak, maka dari itu jangan memikirkan hal buruk sedari awal.
Sejatinya yang perlu difokuskan guna mendidik anak adalah terus mencoba. Karena semuanya akan kembali lagi untuk diri Anda juga sang anak kedepannya. [dan/tur]






