Sumenep (beritajatim.com) – Harga cabai di pasar tradisional Sumenep awal pekan ini mulai melambung. Harga cabai merah besar saat ini Rp32.000 per kg, naik Rp2.000 dibanding pekan lalu. Sedangkan harga cabai rawit Rp35.000 per kg, naik Rp5.000 dibanding pekan lalu.
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil, mengatakan naiknya harga cabai lebih disebabkan karena meningkatnya permintaan.
“Di hari-hari pasaran, memang biasa terjadi kenaikan harga di beberapa komoditas. Salah satunya cabai. Karena permintaannya masih tinggi,” katanya, Senin (27/7/2026).
Komoditas lain yang juga mengalami kenaikan harga awal pekan ini adalah bawang merah. Pekan lalu harga per kilonya Rp30.000, pekan ini naik menjadi Rp32.000. Sedangkan harga bawang putih stabil Rp30.000 per kg.
Sementara untuk harga komoditas lain relatif stabil. Harga beras kualitas premium Rp15.400 per kg, dan beras kualitas medium atau lokal Rp13.200 per kg.
“Untuk harga Minyakita Rp15.700 per liter. Untuk minyak goreng curah Rp19.500 per kg. Kemudian minyak goreng kemasan 2 liter Rp44.000,” paparnya.
Untuk harga komoditas daging awal pekan ini tidak mengalami perubahan. Daging sapi tetap Rp130.000 per kg, daging ayam broiler Rp38.000 per kg, dan daging ayam kampung Rp80.000 per kg.
“Harga telur awal pekan ini juga stabil. Telur ayam ras Rp26.000 per kg, dan telur ayam kampung Rp48.000 per kg,” terangnya.
Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom Baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. [tem/kun]






