Tuban (beritajatim.com) – Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI) Kabupaten Tuban terus memperluas jangkauan dedikasinya melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional yang menyasar anak-anak pekerja migran di Pondok Pesantren Al-Nahdloh, Malaysia.
Para mahasiswa delegasi UAI telah melaksanakan rangkaian program pemberdayaan santri yang komprehensif dan dipimpin langsung oleh Rektor UAI, Assoc. Prof. Dr. Laily Hidayati, M.Psi., Psikolog, didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Muhammad Aziz, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Assoc. Prof. Hj. Fathonah.
Rektor UAI, Assoc. Prof. Dr. Laily Hidayati, yang juga merupakan pakar psikologi, menekankan pentingnya aspek psikososial dalam mendidik anak-anak migran. Karena itu, kehadiran pihaknya di Malaysia bertujuan memastikan potensi kognitif mereka tidak terhambat oleh keadaan.
“Melalui pelatihan literasi, numerasi, dan penguatan karakter, kami ingin mereka memiliki core work skills yang kuat,” tutur Prof. Dr. Laily, Rabu (08/07/2026).
Menurutnya, program PKM Internasional ini secara khusus menjawab tantangan anak-anak PMI di Malaysia melalui lima agenda utama. Pertama, peningkatan akademik dasar berupa pelatihan literasi dan numerasi intensif untuk mengasah potensi kognitif santri. Kedua, penguatan karakter dan soft skills melalui pembekalan core work skills berbasis nilai-nilai perdamaian untuk mencetak pribadi yang sukses dan adaptif.
Ketiga, pendidikan lingkungan (ekoteologi) untuk menanamkan kesadaran lingkungan melalui perspektif spiritual agar santri memiliki kepedulian terhadap ekologi. Keempat, pengembangan komunitas melalui inisiasi Smart Learning Community guna membangun ekosistem belajar yang mandiri dan berkelanjutan. Kelima, sosialisasi beasiswa S1 di Universitas Al-Hikmah Indonesia.
“Kami ingin mereka percaya bahwa meski tumbuh di lingkungan migran, mereka bisa menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter perdamaian,” jelas Prof. Dr. Laily.
Sementara itu, Mudir Ma’had Al-Nahdloh, Ustaz Muhammad Khoirul Umam dari Pesantren Al-Nahdloh yang didirikan oleh PCINU Malaysia, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran tim dari Indonesia, khususnya dari Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI) Kabupaten Tuban.
“Pesantren Al-Nahdloh didirikan oleh PCINU Malaysia untuk menjadi benteng iman dan ilmu bagi anak-anak PMI. Harapannya, kolaborasi dengan Universitas Al-Hikmah Indonesia dapat memberikan energi baru bagi kami,” jelas Ustaz Muhammad Khoirul Umam.
Sebagai informasi, dalam agenda tersebut turut hadir mendampingi tim PKM UAI para tokoh pendidik, yakni pengasuh dan Mudir Pondok Pesantren Al-Nahdloh Malaysia serta akademisi mitra, Ustaz Muhammad Khoirul Umam (Mudir Ma’had Al-Nahdloh), Ustaz Ja’far Shodiq, serta Ustaz Miqdam dari UII Yogyakarta. Menutup agenda tersebut, Dr. Muhammad Aziz bersama tim memberikan sosialisasi beasiswa S1 kepada para santri senior. [dya/kun]






