Malang (beritajatim.com) – Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB Singosari) Kabupaten Malang sukses mengembangkan sapi berjenis Belgian Blue. Pengembangan ini tidak lepas dari pertemuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan Duta Besar Belgia pada 2019 silam.
Saat itu mereka berdua membahas proses persilangan antara sapi lokal dengan sapi Belgian Blue. Setelah itu rencana ini dijalankan di BBIB Singosari dengan menciptakan ribuan Semen (sperm sapi). Dan hasilnya, sukses dikembangkan bahkan muncul beberapa peternakan sapi Belgian Blue seperti di Mojokerto, Situbondo, Bondowoso dan daerah lain.
“Sapi jenis Belgian Blue ini dikenalkan oleh Dubes Belgia pada saya. Sekarang sudah berkembang bahkan saya kemarin bertemu dengan pembudidayanya di Mojokerto. Saya beli untuk Idul Adha. Nah sekarang pembudidayanya sudah banyak,” kata Khofifah, Minggu (28/6/2026).

Khofifah memuji keberhasilan BBIB dalam mengembangkan bibit sapi Belgian Blue. Kini bahkan sedang dikembangkan sapi jenis Wagyu. Daging sapi premium ini memiliki harga yang fantastis.
Meski begitu pengembangan sapi wagyu tidaklah mudah karena membutuhkan perawatan khusus. Namun, Pemprov Jatim melalui dinas terkait akan terus membantu dan melakukan pendampingan agar sapi wagyu sukes dikembangkan seperti Belgian Blue.
“Perlakuan sapi wagyu ini memang butuh treatmen khusus. Wagyu 1 kilogram harganya di atas Rp1 juta. Proses pengembangan tidak murah dan tidak mudah. Tapi BBIB ini luar biasa ujicoba Belgian Blue sudah sukses. Tinggal wagyu untuk treatmennya kita semua mendorong dan mendukung,” ujar Khofifah.

Sementara itu Kepala BBIB Singosari Akbar mengatakan, bahwa semen beku (sperma) sapi di Jawa Timur yang paling diminati memang Belgian Blue. Sebab, anak sapi berusia 1 bulan yang lahir dari inseminasi buatan dengan semen Belgian Blue ditafsir dengan harga Rp15 juta.
“Kami punya 5 pejantan sebulan bisa menghasilkan 1000 hingga 2000 dosis. Permintaannya tinggi bahkan sampai berebutan. Karena stok terbatas kami membuat persyaratan boleh beli Belgian Blue asal didampingi pembelian simental dan limosin,” kata Akbar.
Harga 1 dosis Belgian Blue seharga Rp15 ribu. Dengan harga yang murah proses IB dengan sapi Belgian Blue sangat diminati di Jatim. Bahkan ada yang diekspor hingga ke Afrika dan beberapa negara di Asia Selatan.
“Kami ini kebanggaan Jatim, kami dipercaya ekspor ke negara Afrika dan Asia Selatan. Per tahun kami ekspor 1.000 hingga 2.000 ribu semen. Ke Nigeria, Zambia, Ethiopia, Madagaskar, Malaysia, Timor Leste dan laporan hasilnya bagus,” ujar Akbar. (luc/but)






