Magetan (beritajatim.com) – Sebuah pohon kepuh berukuran besar tumbang dan menimpa mobil dinas milik Perhutani yang melintas di Jalan Raya Bendo, tepatnya di Desa Pingkuk, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 15.15 WIB. Akibat insiden tersebut, pengemudi mobil, Budi Pri Hartono (50), Wakil Administratur (Waka Adm) Perhutani KPH Kediri, sempat pingsan sebelum akhirnya berhasil menyelamatkan diri.
Peristiwa itu sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur penghubung Maospati–Gorang-Gareng. Kendaraan dari kedua arah harus mengantre karena badan jalan tertutup batang pohon yang roboh dan proses evakuasi kendaraan korban.
Berdasarkan informasi di lokasi, pohon kepuh yang berada di tepi jalan tiba-tiba tumbang saat mobil berwarna hitam milik Perhutani melintas. Dugaan sementara, pohon roboh karena kondisi akarnya yang sudah lapuk sehingga tidak mampu menopang batang pohon yang berukuran besar.
Korban diketahui bernama Budi Pri Hartono, warga Desa Mengger, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi. Saat kejadian, ia sedang dalam perjalanan pulang dari Trenggalek menuju Ngawi.
Benturan keras akibat tertimpa pohon membuat korban sempat kehilangan kesadaran di dalam kendaraan. Setelah sadar, ia berhasil keluar dari mobil melalui pintu sebelah kiri sebelum mendapatkan pertolongan warga dan petugas.
Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Bendo untuk menjalani pemeriksaan medis. Setelah mendapatkan penanganan, kondisinya dinyatakan stabil dan diperbolehkan pulang pada hari yang sama.
Menceritakan detik-detik kejadian, Budi mengaku tidak sempat menghindar ketika pohon tiba-tiba roboh ke arah mobilnya. “Saya pas melintas pohon langsung tumbang saya sempat pingsan dan bisa keluar sendiri,” ujar Budi Pri Hartono.
Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan segera diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi pohon serta kendaraan yang tertimpa. Proses evakuasi berlangsung cukup lama mengingat ukuran batang pohon yang besar dan menutup sebagian badan jalan.
Kapolsek Bendo AKP Agus Suparno membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, korban berhasil diselamatkan dan hanya mengalami luka ringan sehingga diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan di puskesmas.
“Benar ada mobil Perhutani tertimpa pohon tumbang. Kita sudah evakuasi, korban selamat, sempat kita bawa ke puskesmas. Melihat di lokasi pohon itu akarnya sudah lapuk,” kata AKP Agus Suparno.
Sementara itu, mobil dinas Perhutani yang mengalami kerusakan cukup parah akibat tertimpa batang pohon diamankan di Mapolsek Bendo untuk keperluan pendataan dan penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemantauan kondisi pepohonan tua yang berada di sepanjang jalan raya, terutama saat memasuki musim dengan intensitas hujan dan angin yang berpotensi melemahkan struktur pohon. Pemeriksaan berkala terhadap pohon-pohon yang berisiko tumbang dinilai penting guna meminimalkan ancaman terhadap keselamatan pengguna jalan.
Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, arus lalu lintas di Jalan Raya Bendo kembali normal. Aparat bersama instansi terkait juga diharapkan melakukan inventarisasi terhadap pohon-pohon tua di sepanjang jalur tersebut agar kejadian serupa dapat dicegah pada masa mendatang. [kun]

as a preferred source on Google




