Lumajang (beritajatim.com) – Sebanyak 14 kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terdampak pemadaman listrik bergilir selama 11 hari berturut-turut.
Adapun 14 kecamatan terdampak berada di Kecamatan Padang, Gucialit, Senduro, Pasrujambe, Tekung, Yosowilangun, Rowokangkung, Candipuro, Pronojiwo, Tempursari, Pasirian, Ranuyoso, Klakah, dan Randuagung.
Manajer PLN ULP Lumajang, Drian Friska, mengatakan pemadaman listrik bergilir itu sudah berlangsung sejak 9 Juni 2026.
Pemadaman ini disebabkan karena ada proses pemeliharaan pada dua unit pembangkit besar yang sedang mengalami gangguan.
“Jadi, penyebabnya karena ada kendala di pembangkit besar yang mengalami gangguan, sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik,” terang Drian, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, pemadaman bergilir di setiap wilayah Lumajang rata-rata hanya akan berlangsung selama tiga jam.
Belum diketahui pasti kapan siklus pemadaman bergilir di wilayah Lumajang tersebut akan berakhir. Drian mengaku pihaknya akan berupaya secara optimal untuk segera memulihkan pasokan listrik serta meminimalkan dampak bagi pelanggan PLN.
“Terkait kondisi padam, akan kami perbarui secara berkala. Tentu kami selalu berusaha untuk melakukan pemulihan secepat mungkin untuk meminimalkan dampak kepada pelanggan,” ungkapnya. (has/kun)






