Ringkasan Berita
- Dewan Komisaris PT SGN melakukan kunjungan kerja ke PG Meritjan.
- Kunjungan bertujuan memantau proses giling dan kinerja operasional 2026.
- PG Meritjan ditargetkan tumbuh dan menghasilkan laba tahun ini.
- SGN optimistis swasembada gula nasional dapat tercapai pada akhir musim giling.
Kediri (beritajatim.com) – PG Meritjan Kediri menjadi fokus perhatian Dewan Komisaris PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dalam kunjungan kerja yang dilakukan pada Jumat (19/6/2026). Kunjungan tersebut bertujuan melakukan monitoring dan evaluasi kinerja pabrik gula di wilayah Jawa Timur sekaligus memastikan proses giling musim 2026 berjalan lancar dan sesuai target.
Selain memantau operasional pabrik, jajaran komisaris juga melakukan evaluasi strategi perusahaan guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta pencapaian target bisnis selama musim giling tahun ini.
Pastikan Proses Giling Berjalan Optimal
Kunjungan kerja Dewan Komisaris PT SGN menjadi bagian dari upaya pengawasan terhadap kinerja pabrik gula yang berada di bawah naungan perusahaan.
PG Meritjan dipilih sebagai salah satu lokasi evaluasi karena memiliki peran strategis dalam mendukung target produksi gula nasional sekaligus menjadi salah satu pabrik gula bersejarah di Kota Kediri.
Dalam kunjungan tersebut, jajaran komisaris meninjau langsung kondisi operasional pabrik serta perkembangan proses giling yang sedang berlangsung.
Evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh proses produksi berjalan efektif, efisien, dan mampu memenuhi target yang telah ditetapkan perusahaan.
PG Meritjan Ditargetkan Tumbuh dan Mencetak Laba
Komisaris Utama PT SGN, Dedi Supratman, menegaskan bahwa PG Meritjan harus mampu menunjukkan peningkatan kinerja pada musim giling 2026.
Menurutnya, hasil evaluasi yang dilakukan menjadi dasar untuk memperkuat strategi pengelolaan pabrik agar mampu tumbuh secara berkelanjutan dan menghasilkan keuntungan.
“Sebagai bahan evaluasi PG Meritjan tahun ini harus tumbuh dan laba,” ujar Dedi Supratman di sela kunjungannya.
Target tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memperkuat daya saing industri gula nasional melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional di setiap unit pabrik.
[irp posts=”1519294″ ]
Pabrik Gula Tertua di Kediri Diharapkan Tetap Eksis
Selain mengejar target produksi dan laba, PT SGN juga berharap PG Meritjan tetap menjadi aset penting yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Sebagai salah satu pabrik gula tertua di Kediri, keberadaan PG Meritjan memiliki nilai historis sekaligus kontribusi ekonomi yang besar bagi wilayah setempat.
Karena itu, perusahaan menilai keberlangsungan operasional pabrik harus terus dijaga agar mampu memberikan dampak positif bagi petani tebu, tenaga kerja, serta sektor ekonomi pendukung lainnya.
Keberhasilan PG Meritjan juga diharapkan menjadi contoh bagi pengembangan industri gula di daerah lain.
Optimistis Swasembada Gula Nasional Tercapai
Dalam kesempatan tersebut, Dedi Supratman juga menyampaikan optimisme terhadap target swasembada gula nasional yang tengah dikejar pemerintah.
Menurutnya, performa sejumlah pabrik gula di Jawa Timur menunjukkan kondisi yang positif selama musim giling berlangsung.
Kelancaran operasional dan peningkatan produktivitas menjadi indikator yang memperkuat keyakinan bahwa target swasembada gula dapat dicapai pada akhir musim giling tahun ini.
“Kami optimis swasembada gula nasional kita capai tahun ini,” tegasnya.
Jawa Timur sendiri selama ini menjadi salah satu wilayah utama penopang produksi gula nasional dengan jumlah pabrik gula yang cukup besar serta dukungan areal tebu yang luas.
PG Meritjan Siap Berkontribusi untuk Target Nasional
General Manager PG Meritjan, Tites Agung Priyono, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Dewan Komisaris PT SGN.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran manajemen dan karyawan untuk terus meningkatkan kinerja selama musim giling 2026.
Ia menegaskan bahwa PG Meritjan berkomitmen menjaga kualitas produksi serta meningkatkan efektivitas operasional agar target perusahaan dapat tercapai.
“Dan yang terpenting kami siap berkontribusi dan mendukung terwujudnya swasembada gula nasional,” ujar Tites.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan manajemen operasional, peningkatan produktivitas pabrik, serta kerja sama yang baik dengan petani tebu sebagai mitra utama perusahaan.
Dihadiri Pimpinan Pabrik Gula Jawa Timur
Kunjungan Dewan Komisaris PT SGN ke PG Meritjan juga dihadiri sejumlah pimpinan pabrik gula di wilayah Jawa Timur.
Turut menyambut rombongan antara lain Koordinator Pabrik Gula Wilayah Jawa Timur, Sugondo, serta para General Manager PG Meritjan, PG Pesantren Baru, dan PG Ngadiredjo.
Kehadiran para pimpinan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarpabrik dalam menghadapi musim giling 2026.
Melalui evaluasi yang berkelanjutan dan penguatan strategi operasional, PT SGN berharap seluruh pabrik gula di bawah pengelolaannya mampu meningkatkan kinerja, memperkuat industri gula nasional, serta mendukung terwujudnya swasembada gula yang menjadi target pemerintah. [nm/aje]






