Ringkasan Berita:
- HCML menggelar kegiatan donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) di Kantor HCML Jakarta.
- Sebanyak 71 karyawan dari berbagai level jabatan mengikuti aksi kemanusiaan tersebut.
- Seluruh pendonor menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dinyatakan layak mendonorkan darah.
- HCML berencana menjadikan kegiatan donor darah sebagai agenda rutin perusahaan.
Jakarta (beritajatim.com) – Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang mengelola wilayah kerja Blok Selat Madura, Jawa Timur, menggelar kegiatan donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) di Kantor HCML Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan bertajuk Blood Donation Drive: Together For Health and Community tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dan diikuti 71 karyawan dari berbagai level jabatan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap aksi kemanusiaan.
Manager Jakarta Corporate Affairs & Performance HCML, Aries Apriansyah, mengatakan kegiatan donor darah merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menumbuhkan semangat kepedulian sosial di lingkungan kerja.
“Ini bagian dari upaya kami untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama,” kata Aries Apriansyah.
Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi tubuh memenuhi persyaratan medis.
Head of Health HCML, dr. Anugerah Johantyo, menjelaskan calon pendonor harus berada dalam kondisi sehat dan bugar agar proses donor darah berjalan aman.
“Mereka harus memastikan tubuh dalam kondisi sehat dan bugar,” ujarnya.
Menurut Anugerah, calon pendonor dianjurkan menghindari makanan berlemak serta mengonsumsi makanan bergizi yang mengandung protein, vitamin C, dan zat besi. Mereka juga diminta memperbanyak minum air putih serta tidak mengonsumsi minuman beralkohol sehari sebelum donor darah.
“Jangan pula mengonsumsi minuman beralkohol sehari sebelum donor,” katanya.
Selain itu, peserta harus memiliki jeda minimal 60 hari sejak donor darah terakhir. Calon pendonor juga diminta tidak melakukan aktivitas fisik berat sehari sebelum donor serta tidak mengonsumsi obat flu, analgesik, aspirin dalam tiga hari terakhir maupun antibiotik selama sepekan sebelum kegiatan.
“Kita tentu ingin dengan kesiapan ini, semua calon pendonor bisa memenuhi syarat yang ditentukan. Maka kami meminta calon pendonor beristirahat dan tidur minimal lima jam,” kata Anugerah.
HCML juga menetapkan sejumlah persyaratan kesehatan bagi peserta donor darah, antara lain berusia 17 hingga 60 tahun, memiliki berat badan minimal 45 kilogram, tekanan darah dan denyut nadi dalam batas normal, serta kadar hemoglobin (Hb) antara 12,5 hingga 17 gram per desiliter.
Selain itu, calon pendonor tidak boleh memiliki riwayat penyakit jantung, penyakit ginjal, diabetes yang memerlukan terapi insulin, kanker, hemofilia, maupun gangguan darah lainnya. Bagi karyawan perempuan, donor darah tidak diperbolehkan saat sedang hamil, menyusui, maupun menstruasi.
Sementara itu, Manager Regional Office & Relations HCML, Hamim Tohari, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar sesuai prosedur yang ditetapkan.
“Semua calon pendonor mengisi formulir, menimbang berat badan, dan memeriksa Hb, golongan darah, tensi darah, dan nadi,” katanya.
Menurut Hamim, peserta baru diperbolehkan mendonorkan darah setelah memperoleh persetujuan dari dokter yang bertugas.
“Ke depan acara ini akan menjadi agenda rutin kami, karena pada dasarnya donor darah tak hanya membantu sesama, namun juga menyehatkan badan,” kata Hamim.
Melalui kegiatan ini, HCML berharap dapat berkontribusi dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah PMI sekaligus memperkuat budaya kepedulian sosial di lingkungan perusahaan melalui aksi kemanusiaan yang berkelanjutan. [rea/beq]






