Lamongan (beritajatim.com) – PT KAI Daop 8 Surabaya melakukan perawatan jalur rel, di perlintasan sebidang di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) hulu petak jalan antara Stasiun Lamongan-Stasiun Duduk, Gresik, dalam rangka menjaga keselamatan dan keandalan operasional perjalanan kereta api.
Pekerjaan perawatan tersebut dilaksanakan selama lima hari, mulai tanggal 1 hingga 5 Juni 2026. Perawatan ini merupakan bagian dari program pemeliharaan infrastruktur yang rutin dilakukan KAI, untuk memastikan kondisi jalur rel tetap dalam kondisi optimal, sehingga mampu mendukung operasional perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu.
“Sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut, KAI Daop 8 Surabaya memohon maaf atas terganggunya kenyamanan pengguna jalan selama proses perawatan berlangsung,” kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Senin (1/6/2026).
Menurut Mahendro, KAI berupaya semaksimal mungkin agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, sehingga dampak terhadap arus lalu lintas dapat diminimalkan.
“Perlintasan sebidang merupakan salah satu titik yang memiliki tingkat beban dinamis cukup tinggi, karena dilalui baik oleh perjalanan kereta api maupun kendaraan pengguna jalan. Oleh sebab itu, diperlukan perawatan secara berkala untuk menjaga kualitas konstruksi jalur dan meningkatkan keselamatan di area perlintasan,” ujarnya.
Pekerjaan yang dilakukan meliputi pelepasan blok rel eksisting, pengurasan atau penggantian material balas yang sudah mengalami penurunan kualitas, penggantian bantalan rel, pemadatan jalur menggunakan peralatan khusus, pemasangan kembali blok rel, hingga pengelasan rel untuk memastikan kekuatan dan kestabilan jalur sesuai standar teknis perkeretaapian.
“Pada hari pertama pelaksanaan pekerjaan, petugas melakukan persiapan area kerja. Selanjutnya pada malam hari, pekerjaan dilaksanakan dengan pelepasan blok rel, pemasangan sak balas, guna menutup area bekas blok rel yang telah dilepas. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan yang melintas selama tahapan pekerjaan berlangsung,” tuturnya.
Perawatan ini bertujuan untuk mempertahankan kondisi jalur rel, yang manjadi langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan operasional di masa mendatang. Dengan kondisi jalur yang terawat, perjalanan kereta api dapat berlangsung lebih andal serta memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
“KAI Daop 8 Surabaya menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional maupun pemeliharaan infrastruktur. Oleh karena itu, seluruh pekerjaan dilaksanakan oleh petugas yang kompeten dan berpengalaman dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja serta memperhatikan kelancaran perjalanan kereta api yang melintas di lokasi,” kata Mahendro.
Selama pekerjaan berlangsung, pengguna jalan diharapkan dapat menyesuaikan kecepatan kendaraan saat melintasi JPL 325 Lamongan. Kondisi permukaan jalan di sekitar area pekerjaan kemungkinan mengalami perubahan sementara seiring tahapan perawatan yang sedang dilakukan.
“Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan JPL 325 Lamongan selama masa pekerjaan berlangsung. Kurangi kecepatan kendaraan, patuhi rambu-rambu yang telah dipasang, serta ikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” ujar Mahendro. (fak/aje)






