Ringkasan Berita
* Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung–Trenggalek berkolaborasi dengan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dan dunia industri memperkenalkan platform asesmen digital Exzam.id kepada 126 perwakilan sekolah (SMA, SMK, SLB) di SMA Negeri 1 Kedungwaru pada 25 Mei 2026.
* Platform yang telah sukses diadopsi industri untuk evaluasi SDM ini dirancang untuk membantu guru menyusun bank soal terstruktur serta menganalisis materi yang dikuasai siswa secara mendalam.
* Ke depan, kolaborasi ini akan diwujudkan dalam bentuk penyelenggaraan tryout TKA massal guna memetakan kemampuan akademik siswa dan mendorong budaya pembelajaran berbasis data.
————————————————-
Tulungagung (beritajatim.com) – Kualitas asesmen pendidikan dan kesiapan siswa dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) di wilayah Tulungagung dan Trenggalek kini memasuki babak baru. Melalui kolaborasi strategis antara dunia pendidikan, perguruan tinggi, dan industri, platform asesmen digital Exzam.id resmi diperkenalkan kepada ratusan elemen pendidikan di wilayah tersebut pada Senin, 25 Mei 2026.
Kegiatan bertajuk Sosialisasi Sistem Asesmen Pengukuran Kemampuan TKA Siswa untuk Optimalisasi Capaian Akademik Peserta Didik ini digelar di SMA Negeri 1 Kedungwaru. Acara ini dihadiri oleh 126 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, serta perwakilan guru SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek.
Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung–Trenggalek, Dian Pemilu Sari, S.H., M.M. Dalam sambutannya, Dian menegaskan bahwa pemanfaatan asesmen digital sangat krusial sebagai fondasi pengambilan keputusan di sekolah.
“Data hasil belajar yang akurat dapat membantu sekolah merancang strategi peningkatan capaian akademik peserta didik secara lebih terukur dan berkelanjutan,” ujar Dian.
Salah satu daya tarik utama dari platform Exzam.id adalah rekam jejaknya yang telah diadopsi oleh dunia usaha. Beni Yuanto, seorang perwakilan industri, membagikan pengalamannya dalam memanfaatkan Exzam.id untuk proses pelatihan dan evaluasi kompetensi sumber daya manusia (SDM) di perusahaannya. Keberhasilan implementasi di sektor industri ini membuktikan bahwa Exzam.id memiliki ketangguhan dan relevansi yang tinggi untuk diadaptasi ke dalam transformasi pembelajaran di sekolah.
Exzam.id sendiri merupakan platform asesmen yang lahir dari aktivitas riset dan pengembangan di lingkungan perguruan tinggi. Diperkenalkan oleh dua dosen Program Studi Bisnis Digital Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Akhmad Alimudin dan Widi Sarinastiti, platform ini dirancang ramah guru dan siswa.
Beberapa keunggulan Exzam.id antara lain:
* Penyusunan Kurikulum & Bank Soal: Membantu guru membangun bank soal yang terstruktur rapi berdasarkan topik dan subtopik pembelajaran.
* Analisis Mendalam: Guru tidak hanya mendapatkan nilai akhir siswa, tetapi juga visualisasi data mengenai materi apa saja yang sudah dikuasai siswa dan materi mana yang masih memerlukan penguatan.
Sebagai langkah konkret, tim PENS berencana menggandeng Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung–Trenggalek untuk menyelenggarakan tryout TKA massal bagi siswa SMA dan SMK. Hasil dari tryout ini nantinya akan digunakan sebagai instrumen pemetaan kemampuan akademik siswa, sekaligus dasar bagi sekolah dalam menyusun strategi pembelajaran yang lebih tepat sasaran.
Akhmad Alimudin menekankan bahwa langkah ini adalah bagian dari komitmen hilirisasi inovasi kampus agar tidak mandek sebagai pajangan publikasi atau prototipe semata.
“Melalui kolaborasi dengan dunia industri dan satuan pendidikan, kami ingin memastikan inovasi yang dikembangkan benar-benar digunakan untuk menyelesaikan kebutuhan nyata di lapangan,” pungkas Akhmad.[rea]






