Ngawi (beritajatim.com) — Satgas Pangan Polres Ngawi memastikan ketersediaan stok beras dan jagung di Kabupaten Ngawi dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga dua sampai tiga tahun ke depan. Kepastian itu diperoleh setelah dilakukan pengecekan langsung di sejumlah gudang Bulog wilayah Ngawi.
Kegiatan pengawasan dipimpin Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi didampingi Kanit Pidsus IPDA Agus Marsanto bersama anggota Unit II Pidsus Polres Ngawi.
Pengecekan dilakukan di Gudang Bulog KP Geneng dan Gudang Bulog KP Keniten. Dari hasil monitoring di Gudang Bulog KP Geneng, stok beras dalam negeri tercatat mencapai sekitar 35 ribu ton.
Sementara itu, di Gudang Bulog KP Keniten tersedia sekitar 12 ribu ton beras dalam negeri dan 12 ribu ton jagung pipilan. Sebagian besar stok beras tersebut dialokasikan untuk program Bantuan Pangan Pemerintah.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi mengatakan, pengawasan dilakukan untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah Ngawi.
“Dari hasil pemantauan Satgas Pangan Polres Ngawi, stok beras dan jagung dalam kondisi aman serta mencukupi kebutuhan masyarakat. Selain digunakan untuk bantuan pangan pemerintah dan program SPHP, stok juga disalurkan ke pasar maupun gudang Bulog lainnya hingga luar pulau,” ujar Aris, Selasa (19/5/2026).
Ia menambahkan, peningkatan stok pangan setiap tahun menjadi indikator bahwa program swasembada pangan di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan perkembangan positif.
Polres Ngawi melalui Satgas Pangan, lanjutnya, akan terus melakukan monitoring dan pengawasan berkala guna menjaga ketersediaan serta stabilitas bahan pangan bagi masyarakat [fiq/aje]






