Jember (beritajatim.com) – Politisi Gerindra Achmad Syahri Assidiqi meminta maaf setelah viral di media sosial karena bermain game daring sembari merokok dalam rapat dengar pendapat membahas stunting (tengkes), di gedung DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Video permintaan maaf Syahri berdurasi satu menit tiga detik ini beredar Rabu (13/5/2026) malam, sekitar pukul sebelas. “Saya dengan rendah hati memohon maaf kepada masyarakat Jember, khususnya kepada Ketua Umum Gerindra dan DPP Gerindra atas apa yang sudah beredar,” katanya.
“Saya khilaf. Semoga ini menjadi pembelajaran dalam hidup saya. Saya siap disanksi oleh partai dan DPRD Kabupaten,” kata Syahri.
Syahri tertangkap kamera jurnalis warga sedang bermain game daring sembari merokok, saat Komisi D sedang menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Kesehatan,.Dinas Sosial, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, dan sejumlah puskesmas tentang campak, tengkes, dan beberapa persoalan kesehatan.
Muhammad Yunus, seorang jurnalis warga pengelola media sosial berakun Pak Jitu, sebenarnya mengabadikan video legislator Partai Keadilan Sejahtera Achmad Dhafir Syah yang sedang bicara.
Namun kebetulan Yunus mengambil video itu dari dekat tempat duduk Syahri. Otomatis apa yang dilakukan Syahri pun kena tangkap kamera ponsel Yunus juga. Begitu video tangkapan Yunus diunggah di media sosial, Selasa (12/5/2026), kehebohan pun meledak.
Ketua DPC Gerindra dan Ketua DPRD Kabupaten Jember Ahmad Halim menegaskan, akan ada serangkaian proses untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut. “Tidak menutup kemungkinan ada sanksi dari partai, seperti teguran, sanksi administrasi, disiplin,” katanya. [wir/aje]






