Probolinggo (beritajatim.com) – Nama Hafid Syahril Rasyadan langsung melesat sebagai ancaman serius di awal musim balap 2026. Pembalap muda asal Kota Probolinggo itu tampil tanpa kompromi, menyapu kemenangan sekaligus mengunci gelar juara umum kelas Bebek 2T STD Novice pada Java Race Championship (JRC) 2026 Seri 1 di Sirkuit Mijen, Semarang, Sabtu (19/4/2026).
Bukan sekadar menang, Rasyadan menunjukkan kelasnya di tengah tekanan. Membela tim TOGER AVR, ia tampil berani meladeni gempuran pembalap-pembalap yang secara pengalaman lebih matang. Status sebagai rookie tak membuatnya ciut—justru menjadi bahan bakar untuk tampil agresif sejak start.
Ini menjadi kemenangan kedua beruntun bagi Rasyadan di musim 2026, setelah sebelumnya menaklukkan lintasan Tasikmalaya. Dua seri, dua podium tertinggi—sebuah sinyal tegas bahwa Rasya bukan pelengkap di grid, melainkan kandidat kuat perebut gelar.
Balapan di Mijen sendiri berlangsung panas. Duel sengit tersaji saat Rasyadan terus ditekan Raggazo Kautzar, pembalap tuan rumah Jawa Tengah. Keduanya saling salip, mengunci racing line, hingga memaksa balapan berjalan dalam tensi tinggi sejak lap awal.
Puncaknya terjadi di lap terakhir. Dalam situasi nyaris tanpa celah, Rasyadan menunjukkan ketenangan di atas motor. Ia membaca celah sempit di tikungan krusial, melakukan manuver bersih, dan merebut posisi terdepan. Keunggulan tipis di garis finis menjadi bukti betapa ketatnya duel tersebut.
Kemenangan ini menegaskan satu hal: Hafid Syahril Rasyadan bukan sekadar pembalap muda dengan potensi, tetapi sudah menjelma menjadi ancaman nyata di level nasional. Keberanian, insting balap, dan kematangan strategi berpadu dalam satu paket yang sulit diabaikan.
Apresiasi pun datang dari Ketua Umum KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan. Ia menilai pencapaian Rasyadan sebagai bukti bahwa atlet daerah mampu menembus persaingan nasional dengan kualitas yang mumpuni.
“Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tapi kebanggaan bagi Kota Probolinggo dan Jawa Timur. Dua kemenangan beruntun menunjukkan konsistensi dan mental juara. Rasya membuktikan dirinya siap bersaing di level yang lebih tinggi,” tegasnya.
Dengan start sempurna di dua seri awal, langkah Rasyadan kini menjadi sorotan. Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin pembalap muda Probolinggo tersebut akan menjadi cerita besar di Java Race Championship 2026. (rap/but)






