Surabaya (beritajatim.com) – Armada robot pemadam kebakaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dikerahkan dalam penanganan kebakaran dengan status triple red atau darurat tinggi yang melanda pabrik selotip (solasi) di kawasan Margomulyo, Blok B Industri, pada Kamis (16/4/2026).
Kebakaran pabrik solasi PT Youlian Tape Indonesia itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB menjelang magrib. Hingga 3 jam berselang api kebakaran masih besar, puluhan petugas masih berjibaku untuk memadamkan api.
Dari belasan unit armada pemadam kebakaran yang sudah dikerahkan, terpantau satu teknologi robot dikerahkan untuk menerjang kobaran api.
Dengan seorang petugas remot, robot dioperasikan menerobos puing-puing bangunan yang runtuh dilahap api, sambil menyemprotkan air bertekanan tinggi ke sumber api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laskita Rini, mangatakan bahwa pengerahan unit robot sengaja dilakukan untuk menjangkau titik api yang sulit dijangkau petugas.
“Tadi robot kita kerahkan satu unit dikarenakan teman-teman kesulitan menjangkau titik api, akibat banyaknya bahan-bahan yang mudah terbakar,” ujar Rini di lokasi kejadian.
Rini juga menjelaskan, hingga saat ini luas area yang terbakar terpantau ada di dua bangunan gudang, serta diperkirakan api merambat ke satu gudang yang lain.
“Ini ada dua yang terbakar, tapi kemungkinan api merambat ada tiga,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan sampai saat ini penyebab dari kebakaran pabrik solasi masih belum ketahui. Sementara untuk korban jiwa, DPKP Kota Surabaya memastikan tidak ada.
“Petugas masih berjibaku karena banyaknya bahan plastik dan banyaknya bahan roll yang mudah terbakar. Korban tidak ada,” pungkasnya.
Untuk diketahui, peristiwa kebakaran pabrik solasi dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB menjelang magrib.
Salah seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya di lokasi, mengungkapkan bahwa status kebakaran kali ini triple red atau darurat tinggi.
“Untuk saat ini status kebakaran triple red. Jika sudah triple red maka kendaraan pemadam yang dikerahkan ledih dari 12 unit,” ujar seorang bpetugas pemadam di lokasi.
Pantauan di lokasi, sampai saat ini puluhan petugas pemadam masih berupaya keras untuk memadamkan api kebakaran, yang masih membesar hingga membumbungkan asap hitam tebal ke langit. (rma/ted)






