Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pekerja bangunan di Perumahan Mutiara Garden Blok C5 No.138, Dusun Banjarmlati, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, tewas. Diduga korban tewas akibat tersengat aliran listrik saat mengerjakan pemasangan rangka kanopi di atap rumah dua lantai
Korban diketahui bernama Sarimulyo alias Jimbok (53) warga Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar. Korban tewas di lokasi kejadian setelah tersengat listrik saat mengangkat besi rangka atap. Usai dievakuasi, jenazah dibawa ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
“Rumah itu sering bocor, pemilik mau pasang kanopi dan panggil empat pekerja. Korban bersama empat pekerja lainnya tengah melakukan pekerjaan pemasangan rangka kanopi untuk memperbaiki atap rumah yang sering bocor itu. Ini merupakan hari pertama pekerjaan,” ungkap Kapolsek Mojoanyar, AKP Rizal Arisman, Rabu (15/4/2026).
Sekira pukul 08.15 WIB, para pekerja mulai menaikkan material berupa besi holo galvanis ke atas atap. Pada proses pengangkatan besi kedua, korban yang berada di bagian paling atas diduga tersengat aliran listrik. Korban saat itu, tidak menggunakan alas kaki sehingga diduga menjadi penyebab tersengat aliran listrik.
“Saksi mendengar korban berteriak, kemudian melihat korban sudah tergeletak di atas dek. Diduga besi yang diangkat menyentuh kabel listrik. Salah satu rekan korban juga sempat tersengat listrik saat membantu proses tersebut. Namun korban berhasil melepaskan diri setelah besi dilempar ke samping rumah,” jelasnya.
Sedangkan korban yang berada di atas tidak sempat menyelamatkan diri. Saat dievakuasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka bakar pada bagian tangan dan kaki kiri korban. Polisi bersama pihak terkait, termasuk PLN, masih melakukan penyelidikan.
“Untuk jenis kabel yang tersentuh masih dalam proses penyelidikan. Pihak PLN akan memberikan penjelasan lebih lanjut terkait kabel mana yang menjadi sumber aliran listrik yang menyebabkan kejadian tersebut. Karena ada beberapa kabel, kabel yang mana yang tersentug korban, kita tidak tahu. Kabel utama yang di depan rumah, letaknya jauh,” tegasnya. [tin/suf]






