Madiun (beritajatim.com) – Sebanyak 93 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024 resmi dilantik Pemerintah Kabupaten Madiun, Kamis (9/4/2026). Pelantikan yang digelar di Pendopo Muda Graha ini menjadi momentum penguatan komitmen aparatur dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dalam arahannya menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan kunci utama yang harus dimiliki setiap aparatur sipil negara. Ia menyebut, tanpa disiplin, kinerja pemerintahan tidak akan berjalan optimal.
“Disiplin ini bukan hanya soal datang tepat waktu, tapi juga bagaimana bekerja, merencanakan program, melaksanakan, hingga mengevaluasi,” ujar Hari Wur, sapaan akrabnya.
Dari total 93 PNS yang dilantik, sebanyak 87 berasal dari formasi umum, satu merupakan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dan lima lainnya dari Politeknik Transportasi Darat Indonesia–Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD).
Hari Wur juga mengingatkan bahwa tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, teknologi bisa menjadi alat pendukung kinerja jika dimanfaatkan dengan tepat, namun juga berpotensi menjerumuskan jika disalahgunakan.
Ia secara khusus menyinggung maraknya praktik negatif di ruang digital, seperti judi online, yang dinilai dapat merusak integritas aparatur.
“Kalau tidak bijak menggunakan teknologi, bukan tidak mungkin justru terlindas oleh perkembangan itu sendiri,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik. Menurutnya, kepercayaan adalah modal utama seorang aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Kalau kepercayaan itu hilang, akan sangat sulit untuk mengembalikannya. Maka jaga integritas dan tanggung jawab sejak awal,” tandasnya.
Pemkab Madiun berharap para PNS yang baru dilantik mampu cepat beradaptasi, bekerja secara profesional, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat seiring tuntutan zaman yang terus berkembang. (rbr//ian)






