Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) meluncurkan layanan transportasi Hi Unusa Shuttle atau HUS. Langkah ini merespons cepat kebijakan delapan butir transformasi budaya kerja dan energi dari pemerintah.
Fasilitas ini menghubungkan mobilitas antar kampus sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals atau SDGs. Fokus utamanya menyasar efisiensi bahan bakar dan penurunan emisi karbon di lingkungan pendidikan.
Rektor Unusa, Prof Tri Yogi Yuwono, menyebut program ini memperkuat peran institusi dalam pembangunan berkelanjutan. Pihaknya ingin mengintegrasikan sistem transportasi internal yang lebih ramah lingkungan.
“Melalui program ini, Unusa tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga memperkuat peran sebagai agen perubahan dalam pembangunan berkelanjutan,” ujar Tri Yogi, Rabu (1/4/2026).
Inisiatif tersebut menjadi bagian dari penguatan kinerja institusi dalam kerangka THE Impact Rankings. Penilaian ini berfokus pada kontribusi perguruan tinggi terhadap target global secara nyata.
“Inisiatif ini relevan dengan indikator THE Impact Rankings, khususnya pada aspek operational sustainability, energy efficiency, dan sustainable campus mobility,” tambahnya.
Layanan HUS saat ini masuk dalam tahap uji coba menggunakan satu unit kendaraan operasional. Armada tersebut melayani rute terjadwal yang menghubungkan Kampus A, B, dan C.
Manajemen akan melakukan evaluasi berkala untuk memantau tingkat penggunaan oleh sivitas akademika. Data tersebut menjadi acuan pengurangan pemakaian kendaraan pribadi dan penghematan biaya operasional.
Hasil penilaian lapangan bakal menentukan kebijakan penambahan armada di masa depan. Unusa berupaya membangun ekosistem transportasi kampus yang luas dan terintegrasi secara digital.
Seluruh sivitas akademika didorong beralih menggunakan transportasi bersama demi mengubah budaya mobilitas. Pola ini menjadi bagian dari gaya hidup baru yang mengutamakan penghematan energi.
Peluncuran HUS mempertegas komitmen kampus dalam mengembangkan konsep green campus dan smart mobility. Upaya ini memposisikan Unusa sebagai lembaga yang adaptif terhadap agenda pembangunan nasional. [ipl/suf]






