Surabaya (beritajatim.com)- Setelah menikmati berbagai hidangan khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan sambal goreng ati, tubuh sering kali mulai terasa tidak nyaman. Perut terasa begah, kembung, hingga badan cepat lelah. Kondisi ini menunjukkan bahwa metabolisme sedang bekerja ekstra untuk mencerna makanan yang tinggi lemak dan gula.
Untungnya, untuk mengembalikan kondisi tubuh tersebut tidak perlu diet yang ekstrem. Cukup kembali ke pola gizi seimbang, yaitu dengan perbanyak makan sayur dan buah. Cara ini dapat membantu meringankan proses kerja pencernaan dan hati dalam membuang sisa zat yang tidak dibutuhkan tubuh.
Langkah paling mudah adalah memperbanyak konsumsi sayuran yang tinggi air agar tubuh kembali terhidrasi. Timun dan selada bisa jadi pilihan karena kandungan airnya sangat tinggi. Selain itu, semangka juga cocok dijadikan pencuci mulut karena segar dan dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Untuk membantu kerja hati setelah mengolah makanan berlemak, sayuran hijau seperti bayam sangat dianjurkan. Keduanya mengandung zat hijau alami yang membantu membersihkan racun dalam darah.
Bayam juga kaya serat, sehingga dapat membantu mengatasi sembelit setelah Lebaran.
Buah-buahan sitrus seperti lemon, jeruk, dan jeruk nipis juga tidak kalah penting. Kandungan vitamin C dan antioksidannya dapat membantu mengaktifkan enzim hati dalam proses pembuangan racun. Minum air lemon hangat di pagi hari dapat membantu pencernaan terasa lebih ringan.
Apel juga baik dikonsumsi karena mengandung serat alami yang membantu mengontrol lemak di hati. Selain itu, jika mengalami asam lambung naik setelah makan pedas, pisang dapat membantu menetralkannya.
Sayuran seperti brokoli dan tomat juga berperan dalam pemulihan tubuh. Brokoli membantu proses detoksifikasi, sementara tomat melindungi sel tubuh dari kerusakan. Keduanya sebaiknya dikukus sebentar agar nutrisinya tetap terjaga.
Dengan memulai kembali kebiasaan makan yang sehat, terutama dengan memperbanyak makan sayur dan buah, tubuh akan terasa lebih segar dan dapat kembali seimbang setelah melewati momen lebaran yang penuh dengan hidangan berlemak. [Wakhdah Alisa Berliana]






