Pamekasan (beritajatim.com) – Skuat Madura United kembali menggelar latihan pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, dipimpin langsung Asisten Pelatih Rakhmad Basuki seiring dengan ketidakadaan pelatih kepala, Carlos Periera yang dilepas beberapa waktu lalu.
Latihan perdana Laskar Sape Kerrab pasca libur lebaran, dipusatkan di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, dan berlangsung sejak Rabu (26/3/2026). Dilakukan sebagai upaya mengembalikan kondisi kebugaran pemain usai menjalani libur panjang.
“Meyakini qada dan qadar bukan berarti pasrah tanpa usaha, tetapi selalu berusaha maksimal sembari mengharap ridha atas segala ketentuan Allah Subhanahu wa Ta’ala, bismillah,” kata Asisten Pelatih Madura United FC, Rakhmad Basuki, Minggu (29/3/2026).
Latihan tersebut dilakukan sebagai upaya mengembalikan kondisi fisik pemain, sekaligus meningkatkan performa tim menghadapi laga lanjutan Super League 2025-2026. Termasuk status mereka yang saat ini masih belum memiliki pelatih kepala, seiring dengan pembatalan kedatangan Joel Cornelli sebagai suksesor Carlos Periera.
Terlebih saat ini mereka tercecer di posisi zona merah klasemen sementara, tepatnya di posisi 16 klasemen dengan koleksi 20 poin dari 25 laga yang dijalani. Ironis, angka laga justru lebih banyak dibanding koleksi poin yang mereka miliki.
Koleksi 20 poin didapat berkat hasil 4 kali menang, 8 kali imbang, serta sebanyak 13 laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Bahkan hingga pekan ke-25, mereka baru memasukkan 24 gol dan sudah kebobolan sebanyak 42 gol dari 25 laga yang dijalani.
Torehan 20 poin tersebut identik dengan total koleksi 20 poin milik Persis Solo, yang menempati posisi 15 klasemen, yakni satu strip di atas zona merah degradasi. Namun Persis memiliki surplus gol lebih baik dibanding tim yang bermarkas di Pulau Garam, Madura.
Selanjutnya mereka akan menghadapi tim berat pada pekan ke-26 Super League, yakni menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Minggu (5/4/2026) mendatang. [pin/but]






