Jombang (beritajatim.com) – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Miagan, Mojoagung, Jombang pada Rabu (25/3/2026). Mobil elf yang baru saja mengantar rombongan pemudik, terguling setelah menabrak jembatan.
Meskipun insiden ini tidak merenggut korban jiwa, namun kondisi mobil yang rusak parah, terutama pada bagian depannya, menjadi peringatan penting bagi setiap pengemudi.
Kecelakaan ini bermula saat sopir elf, Hardinata Wira Wicaksana (22), yang baru saja menyelesaikan tugas mengantar 12 penumpang ke Bandara Juanda, kembali menuju Trenggalek. Menghindari rasa kantuk, ia memilih jalur alternatif dan melintasi jalur arteri Surabaya-Madiun. Namun, rasa kantuk yang begitu berat membuatnya kehilangan konsentrasi.
“Saya sempat menghindari rasa kantuk dengan lewat jalur bawah. Tapi, saat sampai di lokasi kejadian, saya benar-benar tertidur tanpa sadar. Mobil tiba-tiba bergerak ke kiri dan menabrak tiang papan reklame. Setelah itu, mobil naik trotoar dan menabrak pagar jembatan hingga akhirnya terguling,” cerita Hardinata.
Meski kejadian ini begitu mendebarkan, beruntung tidak ada korban jiwa. Begitu mobil terguling, Hardinata yang tersadar langsung berusaha keluar dari kendaraan yang terbalik untuk menyelamatkan diri.
“Tiba-tiba ada benturan. Saya pun langsung terbangun, dan ternyata mobil sudah terguling,” kata Hardinata yang hanya mengalami syok setelah kejadian.
Petugas lalu lintas yang tiba di lokasi segera mengevakuasi mobil elf tersebut. Proses evakuasi berlangsung selama satu jam, dan mobil beserta sopir dibawa ke Polsek Mojoagung untuk dilakukan pendataan lebih lanjut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, mengingatkan para pengemudi untuk selalu menjaga kondisi fisik saat berkendara, terutama dalam perjalanan jarak jauh.
“Penting bagi pengemudi untuk memastikan kondisi tubuh tetap fit. Jika merasa lelah atau mengantuk, segeralah berhenti di tempat yang aman dan beristirahat. Hal ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang bisa merugikan banyak pihak,” tegasnya. [suf]






