Mojokerto (beritajatim.com) – Arus balik Lebaran 2026 di Tol Jombang–Mojokerto mengalami lonjakan signifikan dengan 96 ribu kendaraan melintas pada H+1 Idul Fitri, meningkat hingga 256 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Lonjakan arus balik Lebaran 2026 ini menjadi salah satu yang tertinggi di ruas tol Trans Jawa, khususnya pada jalur yang dikelola ASTRA Infra Toll Road Jombang–Mojokerto.
Corporate Communications ASTRA Infra, Dela Rosita, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi sekitar 3,3 juta kendaraan selama periode arus balik Lebaran 2026.
Kesiapsiagaan petugas selama 24 jam, optimalisasi fasilitas rest area, hingga penerapan rekayasa lalu lintas secara situasional menjadi fokus utama dalam menjaga kelancaran arus balik Lebaran 2026.
“Memasuki puncak arus balik, kami mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan secara cermat, menjaga kondisi fisik tetap prima, serta beristirahat secara berkala setelah berkendara selama 3–4 jam,” ungkapnya, Rabu (25/3/2026).
Data ASTRA Infra menunjukkan volume kendaraan di Tol Jombang–Mojokerto tidak hanya meningkat drastis dibandingkan hari normal, tetapi juga naik 14,53 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.
Kondisi arus balik Lebaran 2026 ini berpotensi memicu antrean dan kepadatan di sejumlah titik, terutama di area rest area dan lokasi istirahat.
“Kondisi tersebut berpotensi memicu antrean dan kepadatan di sejumlah titik, terutama di rest area maupun lokasi istirahat lainnya. Oleh karena itu, pengguna jalan agar tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat karena dapat membahayakan keselamatan serta menghambat arus lalu lintas,” katanya.
ASTRA Infra juga mengingatkan pengguna jalan tol agar memanfaatkan fasilitas istirahat di luar gerbang tol jika rest area dalam kondisi penuh.
Hal ini dimungkinkan karena sistem pembayaran tertutup di ruas tol Trans Jawa, termasuk Tol Jombang–Mojokerto, sehingga tidak akan menambah tarif perjalanan.
Selain itu, pengguna jalan juga diminta memahami batas ruas tol yang dilalui agar dapat segera menghubungi layanan darurat jika diperlukan.
“Pengguna jalan diimbau mengetahui batas ruas tol yang dilalui agar dapat segera menghubungi pihak terkait jika terjadi keadaan darurat. Untuk ruas Tol Jombang–Mojokerto, layanan bantuan dapat diakses melalui WhatsApp Chat di nomor 0321 888 123,” tegasnya. [tin/beq]






