Magetan (beritajatim.com) – Memasuki hari ketiga Lebaran Idulfitri 1447 H, kawasan wisata Telaga Sarangan dipadati ribuan pengunjung, Senin (23/3/2026). Lonjakan wisatawan dalam dua hari terakhir memicu padatnya antrean kendaraan di jalur menuju lokasi wisata unggulan di Kabupaten Magetan tersebut.
Kepadatan arus lalu lintas terjadi sejak dari kawasan Pasar Plaosan, tepatnya di Kelurahan Plaosan, Kecamatan Plaosan, hingga simpang tiga depan kantor Polsek Plaosan. Antrean kendaraan mengular dan hanya bisa bergerak perlahan, diperparah dengan aktivitas keluar-masuk kendaraan di area pasar.
Kemacetan juga terjadi di pintu masuk kawasan wisata, khususnya di loket pembayaran retribusi. Kondisi ini dipicu penuh sesaknya area parkir di sekitar telaga, sehingga terjadi penumpukan kendaraan di jalur masuk.
Data sementara mencatat, jumlah kunjungan pada H+3 Lebaran mencapai lebih dari 13 ribu orang. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan hari sebelumnya, Minggu (22/3/2026), yang mencatat sekitar 9 ribu pengunjung. Mayoritas wisatawan datang dari luar daerah usai bersilaturahmi dengan keluarga.
Salah satu pengunjung, Yefiandina Dwina Cantika, mengaku suasana libur Lebaran tahun ini jauh lebih ramai dibanding hari biasa. Ia bahkan memilih menginap untuk menikmati berbagai wahana wisata yang tersedia.
“Cukup ramai, dari kemarin jalannya sudah padat. Kami menginap, seru naik kuda dan perahu, ombaknya juga besar,” ujarnya.
Meski demikian, pengunjung tidak dapat mengelilingi telaga secara penuh akibat adanya longsor di salah satu jalur. Hingga kini, jalur tersebut belum diperbaiki sehingga aktivitas wisata berkuda harus berputar kembali ke titik awal dengan tarif tetap.
Salah satu penyedia jasa kuda, Angga Djunaidianto, mengatakan lonjakan pengunjung sudah terjadi sejak dua hari terakhir. Namun, layanan kuda tidak bisa beroperasi maksimal.
“Ramai sudah dua hari ini. Perahu masih bisa keliling, tapi kuda tidak bisa karena longsor, harus kembali. Ongkos tetap Rp80 ribu sekali jalan,” jelasnya.
Selain menikmati panorama telaga, wisatawan juga memanfaatkan momen libur untuk berburu oleh-oleh khas setempat. Puncak kunjungan diperkirakan akan terjadi pada H+4 Lebaran atau Selasa (24/3/2026), dengan jumlah wisatawan diprediksi menembus lebih dari 15 ribu orang. [fiq/ian]






