Mojokerto (beritajatim.com) — Perum Bulog Cabang Mojokerto mulai menyalurkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (BCP) kepada masyarakat di Kota Mojokerto.
Pada tahap awal, bantuan disalurkan kepada ribuan warga di Kantor Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Mojokerto, Muhammad Husin mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan penugasan dari pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional untuk membantu masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Hari ini kami melaksanakan penugasan dari pemerintah pusat yang merupakan program Presiden melalui Badan Pangan Nasional. Bulog ditugaskan menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat,” ungkapnya, Rabu (11/3/2026).
Pada penyaluran tahap awal ini, sebanyak 1.345 penerima bantuan pangan (PBP) menerima bantuan secara langsung di lokasi. Bantuan yang diberikan merupakan alokasi untuk dua bulan sekaligus, yakni Februari dan Maret 2026.
Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari bantuan bulanan, yakni 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan.
“Karena disalurkan untuk dua bulan sekaligus, maka setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Wilayah kerja Bulog Mojokerto mencakup Mojokerto Raya hingga Kabupaten Jombang. Penyaluran bantuan pangan di Kota Mojokerto menjadi tahap awal,” katanya
Husain menjelaskan, untuk wilayah lain, penyaluran akan dilakukan setelah Lebaran. Untuk Kota Mojokerto sendiri, total penerima bantuan pangan mencapai 14.507 orang yang tersebar di tiga kecamatan. Tahap pertama difokuskan di Kecamatan Kranggan dengan total 3.577 keluarga penerima manfaat.
“Penyaluran kita mulai dari Kecamatan Kranggan. Setelah Lebaran akan dilanjutkan ke Kecamatan Prajurit Kulon dan Magersari. Kami memastikan stok kebutuhan pangan tetap aman selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, termasuk beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari yang turut memantau penyaluran bantuan tersebut menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat. Total penerima bantuan pangan di Kota Mojokerto sebanyak 14.507 orang.
“Penyaluran dilakukan secara bertahap di setiap kelurahan agar tidak terjadi antrean panjang. Melalui program bantuan pangan ini, pemerintah berharap kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Lebaran,” tegasnya. [tin/ted]






