Pacitan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Pacitan bersiap memanfaatkan program pemerintah pusat yang berencana mendatangkan satu juta ekor sapi perah dari luar negeri secara bertahap. Langkah ini menjadi peluang bagi daerah untuk menambah populasi sapi perah sekaligus mendukung peningkatan produksi susu dalam negeri.
Pada tahap awal, sekitar 200 ribu ekor sapi perah direncanakan masuk ke Indonesia pada tahun 2026. Program tersebut juga berkaitan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat melalui penyediaan susu.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pacitan, Sugeng Santoso, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan identifikasi potensi wilayah sebelum mengajukan proposal ke pemerintah pusat.
“Ini sedang kita proses untuk identifikasi agar bisa kita usulkan proposal ke kementerian. Harapannya nanti bisa mendukung penambahan populasi sapi perah di Pacitan, terutama di Kecamatan Tegalombo dan juga Tulakan,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Sugeng menjelaskan, saat ini populasi sapi di Kabupaten Pacitan tercatat sekitar 59 hingga 60 ribu ekor. Namun, jumlah usulan sapi perah yang akan diajukan masih dalam tahap perhitungan oleh bidang peternakan.
Menurutnya, penambahan populasi sapi perah tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Pemerintah daerah perlu memastikan kesiapan peternak serta ketersediaan pakan agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Kami tidak ingin terlalu bersemangat menambah populasi, tetapi tidak melihat potensi wilayah, baik dari sisi pakan maupun peternaknya. Harapannya ketika mengusulkan benar-benar sudah diperhitungkan kesiapan peternak dan ketersediaan pakan untuk keberlanjutan populasi tersebut,” jelasnya.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi dari kementerian, program penambahan populasi tersebut sementara difokuskan pada pengembangan sapi perah. Oleh karena itu, Pemkab Pacitan masih melakukan pemetaan potensi di lapangan sebelum menyampaikan usulan resmi.
Sugeng menargetkan proses identifikasi potensi tersebut dapat selesai dalam bulan ini. Dengan demikian, proposal penambahan sapi perah dari Pacitan bisa segera diajukan ke pemerintah pusat.






