Pamekasan (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Pamekasan, dan sekitarnya, Kamis (5/3/2026). Merusak sejumlah fasilitas umum, pohon tumbang hingga rumah warga.
“Berdasar update hasil asesmen per pukul 19;45 WIB, bencana cuaca ekstrem berupa angin kencang terjadi di 21 desa dan kelurahan yang tersebar di 5 kecamatan berbadan di Pamekasan,” kata Plt Kalaksa BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi.
Kelima kecamatan tersebut meliputi kecamatan Tlanakan, di mana bencana angin kencang melanda di 4 desa berbeda. “Empat desa di Tlanakan, meliputi pohon tumbang di Desa Ambat, Larangan Tokol dan Larangan Slampar, serta rumah rusak di Desa Larangan Slampar dan Desa Dabuan,” ungkapnya.
“Di kecamatan Pamekasan (Kota) terjadi di 8 titik berbeda, meliputi 3 desa, yaini Bettet, Teja Timur, dan Bettet. 5 titik lainnya terjadi di Kelurahan, yakni Barkot, Gladak Anyar, Kolpajung, Kowel, dan Patemon. Rata-rata kejadian pohon tumbang dan rumah rusak,” imbuhnya.
Peristiwa serupa juga terjadi di 4 desa berbeda di kecamatan Proppo, sebagian besar rumah rusak dan pohon tumbang. “Keempat desa ini meliputi Desa Candi Burung, Batukalangan, Samatan, dan Toket,” sambung Akhmad Dhofir.
“Kecamatan Pademawu terjadi di dua desa berbeda, yakni di Sumedangan dan Tanjung. Sedangkan di Kecamatan Galis, terjadi di Desa Konang, rata-rata kejadian pohon tumbang dan rumah rusak,” pungkasnya. [pin/ian]
https://www.youtube.com/watch?v=UOXuILlpr5M






