Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto kembali memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Bersinergi dengan PT Pos Indonesia, bantuan uang tunai disalurkan kepada para lanjut usia (lansia) kurang mampu dengan sistem pengantaran langsung ke rumah penerima.
Tahun ini, sebanyak 1.077 lansia di Kota Mojokerto menerima bantuan sebesar Rp500 ribu per orang. Bantuan tersebut diantar langsung oleh petugas pos agar para lansia tidak perlu datang ke lokasi penyaluran.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari secara simbolis menyerahkan bantuan kepada salah satu penerima, Subarningsih.
Subarningsih menerima bantuan dari Ning Ita (sapaan akrab wali kota) di kediamannya yang berada di samping Kantor Kelurahan Magersari. Ning Ita menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada warga lanjut usia, terutama menjelang Lebaran.
“Kami ingin memastikan para lansia di Kota Mojokerto dapat menyambut Idulfitri dengan lebih tenang dan bahagia. Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi kami berharap bisa meringankan beban kebutuhan sehari-hari, khususnya selama Ramadan dan menjelang Hari Raya,” ungkapnya, Kamis (5/3/2026).
Ia menambahkan, penyaluran bantuan melalui PT Pos Indonesia dipilih untuk memudahkan para penerima yang sebagian besar memiliki keterbatasan mobilitas. Dengan diantar langsung ke rumah, Pemkot ingin memastikan para lansia tidak kesulitan secara fisik untuk mengambil bantuan.
Sementara itu, Eksekutif Manajer PT Pos Indonesia Mojokerto, Baini menjelaskan bahwa proses distribusi bantuan mulai dilakukan pada hari yang sama dengan menerjunkan 20 petugas ke lapangan.
“Hari ini tim mulai mengirimkan ke rumah para penerima. Ada 20 petugas yang melakukan pengiriman,” katanya.
Pihaknya menargetkan seluruh bantuan selesai tersalurkan pada 16 Maret 2026 mendatang atau rampung sebelum Lebaran. Ia berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya, ketika bantuan serupa kepada sekitar 1.500 penerima berhasil disalurkan seluruhnya sebelum Hari Raya.
Selain bantuan bagi lansia, pada hari yang sama Pemkot Mojokerto juga menyalurkan bantuan uang tunai kepada 193 anak yatim dan piatu nonpanti di Sabha Kridatama, Rumah Rakyat.
Salah satu penerima bantuan, Ilmi, mengaku telah menerima bantuan tersebut sejak tahun 2024 setelah ayahnya meninggal dunia.
“Saya mulai menerima bantuan sejak tahun lalu setelah ayah meninggal. Uangnya nanti akan saya gunakan untuk kebutuhan sekolah, termasuk membeli sepatu olahraga,” ujarnya pelajar kelas X aliyah ini. [tin/beq]






