Surabaya (beritajatim.com)- Bangun dini hari untuk sahur sering menjadi tantangan bagi banyak orang. Rasa kantuk, waktu yang terbatas, atau tidak sempat menyiapkan makanan membuat sebagian orang memilih melewatkannya. Padahal, sahur memiliki peran penting sebagai sumber energi utama agar tubuh tetap kuat menjalani puasa sepanjang hari.
Kebiasaan tidak sahur biasanya terjadi karena pola tidur yang kurang teratur atau aktivitas pagi yang padat. Dalam kondisi terburu-buru menjelang imsak, tidak sedikit orang yang akhirnya hanya minum air putih tanpa makan apa pun.
Padahal, tubuh tetap membutuhkan asupan nutrisi sebagai “bahan bakar” agar fungsi tubuh tetap berjalan dengan baik selama berpuasa.
Melewatkan sahur dapat memengaruhi kondisi tubuh secara langsung, seperti:
1. Tubuh lebih cepat lelah dan tidak bertenaga, karena tidak ada cadangan
energi untuk aktivitas seharian.
2. Konsentrasi menurun, akibat kurangnya asupan energi yang dibutuhkan
otak untuk bekerja optimal.
3. Tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi, karena tidak ada asupan cairan sebelum berpuasa.
4. Kadar gula darah bisa turun, sehingga tubuh terasa lemas dan kurang
fokus.
Karena itu, sahur tidak harus berupa makanan berat atau proses memasak yang rumit. Yang terpenting adalah memilih makanan sederhana yang mengandung karbohidrat, serat, protein, serta cairan yang cukup.
Kombinasi nutrisi ini membantu energi dilepaskan secara bertahap sehingga tubuh tetap bertenaga lebih lama meski tidak makan dalam porsi besar.
Jika waktu sahur sangat terbatas, beberapa menu praktis ini bisa menjadi pilihan:
1. Ubi cilembu panggang, mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang membantu energi bertahan lebih lama.
2. Pisang dan susu, kombinasi energi cepat dari buah dan protein dari susu untuk menjaga stamina.
3. Roti gandum dengan selai kacang, memberikan rasa kenyang lebih lama karena mengandung serat, protein, dan lemak sehat.
4. Oatmeal instan, mudah disiapkan, kaya serat, dan membantu menjaga energi tetap stabil.
5. Kurma dan air putih, sumber energi alami yang cepat diserap tubuh sekaligus membantu menjaga keseimbangan cairan.
Agar sahur tidak terlewat, menyiapkan makanan sejak malam hari bisa menjadi solusi sederhana. Menyediakan menu yang bisa langsung dikonsumsi juga membantu menghemat waktu tanpa mengurangi kebutuhan nutrisi.
Dengan sahur yang praktis namun tepat, tubuh tetap memiliki energi yang cukup untuk menjalani puasa dengan nyaman dan produktif sepanjang hari. [Meychel Salsabyla]






