Madiun (beritajatim.com) – Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor Yamaha N-Max dan truk Colt Diesel Mitsubishi merenggut nyawa seorang remaja di Jalan Diponegoro, Desa Mejayan, Kabupaten Madiun, pada Senin (23/2/2026) malam. Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 23.00 WIB ketika pengendara motor diduga kehilangan kendali saat melintasi jalan menikung hingga melebihi marka jalan.
Raditia Rama (17), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, dilaporkan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Korban yang mengendarai motor bernopol AE 4792 IT tersebut mengalami luka serius akibat benturan keras dengan bagian belakang truk yang datang dari arah berlawanan.
Truk bermuatan arang dengan nomor polisi AG 8032 FA tersebut dikemudikan oleh Priatmoko (45), warga asal Kediri yang sedang dalam perjalanan menuju Klaten. Kendaraan besar ini melaju dari arah timur ke barat untuk mengirimkan muatan arang dari Papar, Kabupaten Kediri, menuju Jawa Tengah.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, IPDA Andika Cahyono, menjelaskan kronologi kecelakaan bermula saat sepeda motor korban melaju kencang dari arah barat menuju timur. Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan medan jalan menikung ke kiri, pengendara motor diduga kurang berhati-hati sehingga posisi kendaraan berjalan terlalu melebar ke kanan.
“Sepeda motor berjalan terlalu ke kanan dan menabrak bodi belakang sebelah kanan truk Colt Diesel Mitsubishi yang datang dari arah berlawanan,” ujar Andika saat memberikan keterangan resmi. Akibat manuver yang melebihi marka jalan tersebut, tabrakan hebat dengan sisi kanan truk bermuatan arang itu tidak dapat dihindarkan lagi.
Petugas Satlantas Polres Madiun yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti fisik di lapangan. Polisi juga telah mengamankan sepeda motor Yamaha N-Max dan truk Colt Diesel sebagai barang bukti guna keperluan proses penyelidikan lebih lanjut.
Hingga saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian untuk memastikan seluruh faktor penyebab insiden maut tersebut. Pihak berwenang mengimbau para pengguna jalan, khususnya anak muda, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi saat melintasi jalur rawan kecelakaan pada malam hari. [rbr/beq]






