Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya tumbang dari Persijap Jepara dengan skor 1-3, dalam laga pekan ke-22 Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2/2026) malam.
Babak Pertama
Bermain sebagai tim tamu, Persebaya langsung tampil agresif sejak menit awal. Tim berjuluk Bajul Ijo tersebut menekan pertahanan Persijap melalui kombinasi umpan cepat dan penetrasi dari sisi sayap.
Tim asuhan Bernardo Tavares beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Namun tuan rumah tampil sangat solid dan sukses membendung gempuran Persebaya.
Persijap unggul melalui gol Iker Guarrotxena pada menit ke-32. Berawal dari serangan balik dan aksi individu Lucas Morelatto, bola kemudian disodorkan kepada Guarrotxena.
Guarrotxena berhasil melewati penjagaan pemain pemain belakang Persebaya, sebelum akhirnya menaklukkan kiper Ernando Ari Sutaryadi.
Gol tersebut menjadi momentum kebangkitan tuan rumah. Persijap bermain lebih disiplin menjaga ritme, sementara Persebaya berupaya keras menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Namun skor 1-0 untuk keunggulan Persijap, bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua
Persebaya melakukan dua pergantian pada awal babak kedua. Pelatih Bernardo Tavares memainkan Rachmat Irianto dan Koko Ari Araya untuk menggantikan Toni Firmansyah dan Arief Catur Pamungkas.
Persebaya sempat mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-52. Namun, setelelah dicek oleh VAR, wasit memutuskan membatalkan penalti tersebut.
Dibandingkan dengan babak pertama, Persebaya tampil sangat agresif pada babak kedua ini. Bruno Moreira dan kolega berjuang keras untuk mencetak gol penyama.
Insiden terjadi pada pertengahan babak kedua saat Rahmat Hidayat kolaps di lapangan. Hal ini membuat pertandingan harus terhenti. Sedangkan Hidayat dievakuasi ke rumah sakit dengan ambulans.
Saat laga dilanjutkan, Persebaya justru kebobolan. Kali ini Alexis Gomez yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-71.
Alexis, yang baru merumput pada menit ke-68, menaklukkan Rachmat Irianto dan Koko Ari Araya, sebelum akhirnya menjebol gawang Ernando Ari. Persijap unggul 2-0.
Persebaya semakin sulit untuk mengejar ketertinggalan karena harus bermain dengan sepuluh orang pada menit ke-86. Bajul Ijo kehilangan Rachmat Irianto yang menerima kartu merah langsung dari wasit.
Persebaya memperkecil kedudukan menjadi 1-2 lewat penalti Bruno Moreira pada menit ke-90+4. Penalti diberikan menyusul pelanggaran Alexis Gomez kepada Gali Freitas.
Meski terus berupaya untuk menyamakan kedudukan, namun Persebaya gagal mencetak gol penyama. Persijap justru memperbesar jarak menjadi 3-1 lewat gol Iker Guarrotxena. (faw/kun)






