Mojokerto (beritajatim.com) — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto menggelar kegiatan cek kesehatan gratis dan Mobile VCT (Voluntary Counseling and Testing) bekerja sama dengan Puskesmas Gedongan. Kegiatan ini menjadi upaya peningkatan layanan kesehatan bagi warga binaan sekaligus deteksi dini berbagai penyakit.
Pemeriksaan dilakukan secara bertahap, meliputi pengecekan kesehatan umum, skrining penyakit, hingga layanan konseling dan tes HIV secara sukarela. Seluruh proses berlangsung tertib dengan pendampingan tenaga medis dari puskesmas serta pengawasan langsung petugas lapas untuk memastikan keamanan dan kepatuhan terhadap prosedur.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan menegaskan, jika kegiatan tersebut merupakan bentuk pemenuhan hak dasar warga binaan di bidang kesehatan. Menurutnya, layanan tersebut juga dinilai penting sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyakit di lingkungan Lapas Kelas IIB Mojokerto.
“Kami ingin memastikan warga binaan mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Melalui cek kesehatan dan Mobile VCT ini, kondisi kesehatan mereka dapat terpantau dengan baik,” ungkapnya, Jumat (13/2/2026).
Ia menambahkan, sinergi dengan pihak puskesmas menjadi kunci dalam mendukung pembinaan yang menyeluruh. Tidak hanya dari aspek keamanan dan kedisiplinan, tetapi juga kesehatan fisik maupun mental warga binaan. Dalam kegiatan tersebut, petugas medis melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Mulai dari tekanan darah, kondisi umum tubuh, hingga konseling kesehatan. Sementara layanan Mobile VCT dilaksanakan secara sukarela dan rahasia sebagai bagian dari upaya pencegahan serta edukasi terkait HIV.
Selain pemeriksaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi. Dengan tujuan agar warga binaan Lapas Kelas IIB Mojokerto lebih peduli terhadap kesehatan, menjaga kebersihan, serta menerapkan pola hidup sehat selama menjalani masa pidana.
Salah satu warga binaan mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut. Ia menilai pemeriksaan langsung oleh tenaga medis memberi rasa diperhatikan sekaligus pemahaman tentang kondisi kesehatan pribadi. “Kita juga jadi tahu dengan kondisi tubuh kita,” ujarnya.
Melalui program cek kesehatan gratis dan Mobile VCT ini, Lapas Kelas IIB Mojokerto menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan kesehatan yang humanis dan berkelanjutan sebagai bagian dari proses pembinaan serta persiapan reintegrasi sosial warga binaan saat kembali ke masyarakat. [tin/kun]






