Blitar (beritajatim.com) – Meningkatnya aktivitas ibadah dan rutinitas harian selama bulan Ramadan menuntut kesiapan fisik yang optimal.
Menjawab kebutuhan tersebut, Anlene menghadirkan inisiatif berbagi nutrisi dengan mendistribusikan 10.000 paket Anlene Habbatussauda guna mendukung kesehatan tulang, otot, sendi, serta daya tahan tubuh masyarakat selama Ramadan.
Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Nahdlatul Ulama Jawa Timur dan Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI).
Salah satu rangkaian kegiatan berlangsung dalam NUCONOMICS Festival 2026 di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar, pada 5–7 Februari 2026, yang menjadi bagian dari peringatan Harlah 100 Tahun NU.
Presiden Direktur Fonterra Brands Manufacturing Indonesia, Yauwanan Wigneswaran, mengatakan bahwa pemenuhan nutrisi seimbang selama Ramadan menjadi faktor penting untuk menjaga kebugaran tubuh.
“Selama Ramadan, masyarakat menjalani aktivitas dan rangkaian ibadah yang lebih padat, sehingga pemenuhan asupan nutrisi yang tepat menjadi penting untuk menjaga kesiapan fisik. Untuk mendukung masyarakat agar tetap menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, dan daya tahan tubuh selama bulan Ramadan, tahun ini Anlene berinisiatif berbagi nutrisi melalui distribusi 10.000 paket Anlene Habbatussauda melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Nahdlatul Ulama Jawa Timur,” ujar Yauwanan.

Anlene Habbatussauda mengandung kalsium, vitamin D3, kolagen, vitamin C, protein, serta diperkaya Habbatussauda dengan vitamin A, vitamin E, dan mineral zink yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh. Produk ini dianjurkan dikonsumsi secara rutin saat sahur dan berbuka untuk membantu menjaga kebugaran selama menjalani puasa.
Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, Dr. KH. Noor Shodiq Askandar, S.E., M.M., mengapresiasi sinergi yang terjalin dalam program tersebut.
“Kami mengapresiasi kolaborasi dengan Anlene melalui inisiatif berbagi nutrisi Anlene Habbatussauda untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan serta tetap aktif dan produktif selama menjalani ibadah dan aktivitas Ramadan. Hal ini sejalan dengan komitmen Nahdlatul Ulama Jawa Timur dalam mendorong pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui pilar penguatan kesehatan dan layanan sosial,” jelasnya.
Senada, Ketua Umum PEROSI, Dr. dr. Tirza Z. Tamin, Sp.KFR, M.S(K), FIPM(USG), menegaskan pentingnya kesiapan fisik selama Ramadan.
“Menyambut Ramadan bukan hanya soal kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik. Menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, serta daya tahan tubuh menjadi semakin penting agar ibadah Ramadan dapat dijalani dengan optimal,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan memenuhi nutrisi seimbang saat sahur dan berbuka, menjaga asupan cairan, tidur cukup, serta tetap melakukan aktivitas fisik ringan secara teratur.
Selain di Blitar, Anlene memperluas distribusi dan edukasi kesehatan di berbagai wilayah, khususnya Jawa Timur. Edukasi berkelanjutan mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot juga dihadirkan melalui kanal media sosial resmi @anlene_indonesia, sebagai bagian dari komitmen Anlene mendukung masyarakat Indonesia tetap aktif dan sehat selama Ramadan. (ted)






