Pamekasan (beritajatim.com) – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Saiful Hadi, mengajak seluruh pejabat di lingkungan institusi yang dipimpinnya untuk menjadikan jabatan sebagai momentum menorehkan prestasi sekaligus meningkatkan kinerja terbaik demi kemajuan UIN Madura.
Ajakan tersebut disampaikan Saiful Hadi di sela pelantikan dan penandatanganan pakta integritas terhadap 82 pejabat pelaksana akademik UIN Madura periode 2025–2027. Kegiatan itu berlangsung di Ballroom Lantai 4 Gedung Rektorat UIN Madura, yang beralamat di Jalan Raya Panglegur KM 4, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Senin (9/2/2026).
“Pelantikan ini tentu menjadi momen penting dalam penguatan tata kelola kelembagaan, sekaligus komitmen meneguhkan diri untuk bersama-sama meningkatkan mutu layanan akademik, serta kinerja institusi ke depan agar semakin lebih baik,” kata Saiful Hadi.
Ia menegaskan, para pejabat yang baru dilantik diharapkan tidak sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi mampu menjadikan masa jabatan sebagai ruang produktif untuk menghasilkan capaian nyata bagi institusi.
“Mari kita buat catatan dengan tinta emas, satu setengah tahun ini kita isi dengan prestasi-prestasi kinerja untuk memperbaiki UIN Madura, agar ke depan semakin dibanggakan oleh masyarakat Madura, dan masyarakat Nusantara pada umumnya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Saiful Hadi juga menekankan pentingnya mengimplementasikan semangat cinta berdampak sebagai tagar sekaligus landasan kerja bersama di lingkungan kampus.
“Penting juga untuk kita implementasikan semangat ‘cinta berdampak’ sebagai tagar dan landasan kerja bersama, sebab instrumen ini menjadi tolak ukur kelembagaan berdasar kebijakan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang harus dijaga dan dijadikan pedoman dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh civitas akademika untuk berpikir dan bergerak bersama dalam mengarahkan pengembangan institusi, termasuk menegaskan posisi strategis UIN Madura sebagai perguruan tinggi negeri berbasis learning, research, dan service.
“Maka dari itu, mari kita cetak kehidupan kampus yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Menurut Saiful Hadi, peningkatan kualitas akademik harus bermuara pada pembentukan lulusan yang memiliki kapasitas keilmuan dan kematangan berpikir, sehingga mampu menjadi kebanggaan almamater.
“Lakukan berbagai upaya agar kita semua mampu mengantarkan mahasiswa menjadi cendekiawan yang memiliki kapasitas keilmuan dan cara berpikir yang matang, sehingga mereka bangga terhadap almamater, yakni UIN Madura,” sambungnya.
Selain itu, para pejabat juga didorong untuk terus melakukan penyempurnaan tata kelola dan kinerja institusi guna meningkatkan daya saing kampus, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
“Semoga kita semua selalu diberi kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam mengemban amanah ini, serta mampu mewujudkan cita-cita para pendiri UIN Madura,” pungkas Saiful Hadi. [pin/beq]






