Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur (Kadindik Jatim) Aries Agung Paewai mengajak ASN pendidikan melek teknologi agar pemanfaatannya berdampak nyata bagi layanan publik. Ajakan itu disampaikan dalam Webinar ASN Belajar Seri 3 beberapa waktu lalu.
Webinar bertema From Digital Skill to Digital Impact itu membahas peningkatan kompetensi digital ASN agar tidak berhenti pada penguasaan aplikasi, tetapi mampu menyelesaikan persoalan layanan pendidikan secara konkret dan terukur di satuan kerja masing-masing.
Aries menegaskan, tantangan ASN saat ini bukan sekadar mampu menggunakan teknologi, melainkan memastikan teknologi benar-benar memberi manfaat. “Talenta digital bukan tentang paling mahir, tapi siapa yang mampu menggunakan teknologi untuk memberi manfaat,” ujarnya dikutip Sabtu (31/1/2026).
Ia menjelaskan, digital impact dalam pendidikan terlihat saat guru memanfaatkan data asesmen untuk pembelajaran tepat sasaran, kepala sekolah mengambil keputusan berbasis data, serta ASN menyederhanakan layanan agar lebih transparan dan akuntabel.
Menurut Aries, talenta digital adalah pola pikir, bukan profesi. ASN dituntut mampu menganalisis data, memecahkan masalah, dan menciptakan nilai tambah bagi organisasi, seiring perubahan dunia kerja yang makin berbasis keterampilan, bukan semata ijazah.
Webinar ini juga menghadirkan narasumber dari BPSDM Jatim, BPSDMP Kominfo Surabaya, dan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya, yang menyoroti urgensi peningkatan kapasitas ASN menghadapi kompleksitas layanan publik digital.
Aries mengajak peserta menjadikan webinar sebagai langkah awal menerapkan praktik kerja digital yang lebih efektif. Upaya ini sejalan dengan arah kebijakan Jatim dalam mewujudkan pendidikan berdampak dan penguatan SDM berdaya saing. [ipl/but]






