Tuban (beritajatim.com) – Polres Tuban menyiagakan 500 personel gabungan guna mengamankan jalannya konser musik “Dialog Cinta” yang menghadirkan NDX, Last Child, dan Lavora di Stadion Tuban Sport Centre (TSC) pada 7 Februari 2026 mendatang. Pengamanan ketat ini melibatkan proses Risk Assessment dari Polda Jawa Timur untuk memastikan seluruh standar operasional prosedur (SOP) berjalan tertib.
Kapolres Tuban AKBP Alaiddin menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan penyelenggara acara atau Event Organizer (EO) terkait teknis di lapangan. Rencana penempatan personel pun telah disusun secara matang demi kenyamanan ribuan penonton yang diperkirakan memadati stadion tersebut.
“Pihak EO pun sudah berkomunikasi dengan kita, kita sudah plan personel kita,” ujar AKBP Alaiddin pada Rabu (28/1/2026).
Pihak kepolisian menaruh atensi tinggi pada potensi kerumunan besar mengingat popularitas grup musik yang akan tampil di hadapan publik Tuban. Kehadiran 500 personel ini diharapkan mampu menjaga situasi tetap kondusif di dalam maupun luar area konser.
AKBP Alaiddin memberikan peringatan tegas bagi seluruh pengunjung terkait aturan masuk ke area pertunjukan musik tersebut. Meskipun sudah memiliki tiket resmi, penonton yang terindikasi mengonsumsi minuman keras (miras) akan langsung dipulangkan oleh petugas.
“Tentu yang boleh masuk orang yang sudah memiliki tiket dan tidak berbau miras, namun jika ada yang sudah memiliki tiket tapi berbau miras kita kembalikan pulang,” tegas Kapolres Tuban.
Langkah preventif ini diambil sesuai dengan SOP pengamanan untuk menghindari terjadinya gesekan atau bentrok antarkelompok penonton saat pelaksanaan konser. Selain itu, petugas juga menerapkan tactical floor game untuk memetakan titik-titik krusial di area pintu masuk dan keluar.
Pengecekan ketat akan dilakukan secara berlapis, termasuk penyisiran barang bawaan untuk mengantisipasi masuknya senjata tajam atau benda berbahaya lainnya. Polisi juga telah menyiapkan jalur evakuasi yang jelas untuk mengantisipasi kondisi darurat di tengah keramaian massa.
“Insya Allah mudah-mudahan aman lah, semua yang masuk akan kita cek,” pungkas AKBP Alaiddin. [dya/beq]






