Surabaya (beritajatim.com) – Memperingati hari jadi yang ke-130 tahun, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan perannya bukan sekadar lembaga finansial, melainkan juga pilar sosial bagi masyarakat. Melalui BRI Region 12 Surabaya dan BRI Branch Office HR Muhammad, bank plat merah ini menggelar aksi kemanusiaan dengan menyambangi Panti Asuhan Anak Yatim Yayasan Himmatun Ayat, Surabaya.
Aksi yang berlangsung di kawasan Dukuh Kupang ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BRI sebagai bagian dari Danantara Indonesia dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Commercial Banking Head BRI Region 12 Surabaya, Bayu Putranadya, bersama Ishak Lutfian (Branch Manager BRI Branch Office HR Muhammad saat itu, kini menjabat BM BRI Tanjung Perak) menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako bagi anak-anak yatim.
Bayu Putranadya menjelaskan bahwa agenda ini merupakan agenda rutin yang telah terprogram dengan matang. Menurutnya, BRI selalu berusaha hadir di tengah masyarakat dengan menyesuaikan kebutuhan dan momentum yang ada.
“Kegiatan sosial ini adalah bentuk komitmen nyata BRI sebagai bagian dari Danantara Indonesia. Kami ingin memastikan kehadiran BRI memberikan manfaat ganda, baik secara bisnis maupun dampak sosial yang langsung menyentuh masyarakat,” ujar Bayu, Senin (26/1/2026).
Selain memberikan bantuan fisik berupa sembako untuk meringankan kebutuhan operasional panti, kunjungan ini juga membawa misi penguatan mental bagi para penghuni panti. BRI berharap bantuan ini dapat memantik semangat belajar anak-anak yatim agar tetap optimis mengejar masa depan yang cerah.
Langkah ini mempertegas dedikasi BRI dalam membangun ekosistem sosial yang sehat di sekitarnya. Dengan program TJSL yang konsisten, BRI berupaya agar setiap pertumbuhan perusahaan selalu selaras dengan kesejahteraan warga sekitar.
“Kami berharap anak-anak yatim tetap semangat untuk terus belajar. Sebagai bagian dari Danantara Indonesia, BRI akan terus menjalankan kewajiban sosial ini secara rutin dan terprogram,” pungkas Bayu.[rea]






