Surabaya (beritajatim.com) – Misi balas dendam Persebaya Surabaya akhirnya terwujud. Tim berjuluk Bajul Ijo sukses menaklukkan PSIM Jogjakarta dengan skor telak 3-0 pada laga yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2025).
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menilai anak asuhnya sebenarnya mampu mencetak lebih banyak gol. Menurutnya, sejumlah peluang emas tercipta sepanjang pertandingan, namun solidnya pertahanan PSIM membuat skor tidak bertambah.
“Kami punya dua atau tiga peluang yang sangat bagus, tetapi harus diakui pertahanan PSIM cukup kuat,” ujar Tavares usai pertandingan.
Meski menang, Tavares mengakui timnya sempat lengah, khususnya pada 15 menit terakhir babak pertama. Ia menilai Persebaya terlalu banyak memberi ruang bagi lini serang dan gelandang serang PSIM.
“Di menit-menit terakhir babak pertama, terutama 15 menit terakhir, kami memberikan terlalu banyak ruang bagi lini serang dan gelandang serang lawan,” ungkapnya.
Situasi serupa nyaris terulang di penghujung babak kedua. Beruntung, peluang-peluang PSIM gagal dimaksimalkan menjadi gol.
“Dengan ruang itu, kami membiarkan mereka melakukan umpan silang dan menembak dari luar kotak penalti. Saat jeda babak pertama, kami berbicara dan mengevaluasi apa yang kurang baik. Saya pikir tim kami banyak berkembang di babak kedua,” imbuh Tavares.
Kemenangan di kandang PSIM menjadi momen penting bagi Persebaya, mengingat pada putaran pertama mereka harus mengakui keunggulan PSIM di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
“Saya sangat senang untuk para pemain. Tetapi kami harus tetap rendah hati. Ketika menang, bukan berarti semuanya sudah baik. Dan ketika kalah, bukan berarti semuanya buruk,” tegasnya.
Sementara itu, pemain Persebaya Arif Catur menilai timnya seharusnya bisa lebih klinis di babak kedua. Meski demikian, ia tetap puas dengan performa tim secara keseluruhan.
“Di babak kedua sebenarnya kami punya peluang untuk menambah gol, tetapi belum bisa dimanfaatkan. Namun secara keseluruhan, saya sangat senang dengan penampilan tim hari ini. Terima kasih untuk semua dukungan,” ucap Arif Catur.
Dalam pertandingan tersebut, Persebaya memastikan kemenangan lewat gol Paulo Gali Da Costa Freitas pada menit ke-35. Dua gol tambahan dicetak Bruno Pereira de Albuquerque pada menit ke-74 dan Rachmat Irianto pada menit ke-84.
Hasil ini membuat Persebaya sukses membungkam PSIM Jogjakarta yang diperkuat Raka Cahya dan kawan-kawan dengan skor akhir 0-3 di Stadion Sultan Agung, Bantul. (way/ted)






