Mojokerto (beritajatim.com) – Atmosfer persaingan Turnamen Futsal Pelajar Piala PWI Mojokerto Cup 2026 kian membara. Memasuki babak 16 besar, laga-laga yang digelar di GOR Seni Majapahit, Kota Mojokerto, Rabu (21/1/2026), berlangsung ketat dengan intensitas permainan tinggi dan sarat gengsi antarsekolah.
Turnamen yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 ini menjadi panggung adu strategi tim-tim terbaik tingkat SMP dari Kota dan Kabupaten Mojokerto. Setiap tim tampil habis-habisan demi mengamankan tiket ke babak perempat final.
Antusiasme tak hanya tampak dari para pemain di lapangan, tetapi juga dari ofisial dan pendamping tim. Mereka menilai Piala PWI Mojokerto Cup sebagai ajang ideal untuk mengasah mental bertanding sekaligus meningkatkan kualitas teknik atlet futsal usia pelajar.
Official SMPN 1 Gedeg, M Syahrul Saputra, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilainya profesional sejak awal. “Turnamen ini luar biasa. Pendaftarannya gratis, wasitnya profesional, dan kondisi lapangan sangat bagus. Anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding yang sangat berharga,” ungkapnya.
Apresiasi serupa disampaikan Official SMPN 1 Kota Mojokerto, Yogi Prawono. Menurutnya, meski baru pertama kali digelar, kualitas Piala PWI Mojokerto Cup sudah setara dengan event besar. “Walaupun ini turnamen perdana yang digelar PWI Mojokerto, penyelenggaraannya sangat luar biasa. Banyak sekolah ingin ikut, tapi terbentur kuota. Target kami jelas juara,” tegasnya.
Sementara itu, Official SMP Taman Siswa, Agus Baharuddin menyebut babak 16 besar menjadi momentum penting pembinaan atlet futsal pelajar. “Pesertanya dari Kota dan Kabupaten Mojokerto. Ini sangat mendukung pembinaan atlet futsal. Harapannya turnamen ini bisa rutin digelar setiap tahun,” katanya.
Dari hasil pertandingan babak 16 besar, delapan tim terbaik memastikan langkah ke babak perempat final. Dua di antaranya berasal dari Kabupaten Mojokerto, yakni SMPN 1 Gedeg dan SMPN 2 Jetis, sementara enam tim lainnya merupakan wakil Kota Mojokerto.
SMPN 1 Gedeg tampil impresif usai menaklukkan SMPN 3 Kota Mojokerto dengan skor 4–1, sedangkan SMPN 2 Jetis harus bekerja keras sebelum menang tipis 4–3 atas SMPN 2 Kota Mojokerto. Dari Kota Mojokerto, kemenangan meyakinkan diraih SMPN 4 Kota Mojokerto yang membungkam SMPN 2 Jatirejo dengan skor telak 6–0.
Babak perempat final dijadwalkan berlangsung Kamis (22/1/2026) dengan format pertandingan 2 x 15 menit. Laga pembuka akan mempertemukan SMPN 1 Gedeg vs SMPN 1 Kota Mojokerto, disusul duel SMP Taman Siswa kontra SMPN 9 Kota Mojokerto, SMPN 4 Kota Mojokerto vs SMPN 2 Jetis, serta SMPN 7 Kota Mojokerto menghadapi SMPN 6 Kota Mojokerto.
Tak hanya persaingan antartim, perburuan gelar top skor juga menjadi sorotan. Hingga babak 16 besar, Edgar (SMPN 1 Gedeg) dan Sabian (SMPN 1 Kota Mojokerto) sementara memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan masing-masing dua gol.
Panitia Turnamen PWI Mojokerto Cup 2026, Arif Rahman, menyebut persaingan masih terbuka lebar. “Masih ada babak perempat final hingga final. Peluang pemain menambah gol masih sangat besar dan persaingan top skor dipastikan makin ketat,” ujarnya.
Dengan pertandingan yang semakin berkualitas dan kompetitif, Piala PWI Mojokerto Cup 2026 tak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ajang lahirnya bibit-bibit atlet futsal potensial yang siap mengharumkan nama Mojokerto di level yang lebih tinggi. [tin/aje]






