Surabaya (beritajatim.com) – Geliat pasar properti di awal tahun 2026 menunjukkan sinyal positif. Hal ini ditandai dengan langkah strategis PT Mutiara Development Sejahtera yang meresmikan Marketing Gallery Harvest Link di kawasan Kebraon, Karangpilang, Kota Surabaya, pada Kamis (8/1/2026).
Kehadiran galeri pemasaran ini menjadi bukti optimisme pengembang terhadap pertumbuhan pasar properti, khususnya di wilayah Surabaya Selatan. Proyek hasil kolaborasi PT Abdael Nusa dan Podo Joyo Masyhur ini diproyeksikan menjadi primadona baru bagi pencari hunian di tengah kota.
Project Manager Harvest Link, Erick Ardine, menjelaskan bahwa Marketing Gallery ini bukan sekadar kantor pemasaran biasa, melainkan pusat informasi terpadu bagi calon pembeli.
“Tujuannya memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi menyeluruh mengenai konsep kawasan, tipe unit, hingga rencana pengembangan masa depan. Ini sekaligus menjadi ruang konsultasi langsung dengan marketing executive kami,” ujar Erick di sela acara peresmian.
Direktur PT Mutiara Development Sejahtera, Christin Dewati Iguna, menekankan bahwa kekuatan utama Harvest Link terletak pada lokasinya yang berada di wilayah Kota Surabaya yang sudah berkembang pesat.
“Lokasi proyek kami hanya berjarak sekitar 200 meter dari Jalan Raya Mastrip. Ini adalah poros utama yang menghubungkan berbagai wilayah, sehingga kami optimis pasar akan bangkit dengan hadirnya produk berkualitas di lokasi strategis seperti ini,” jelas Christin.
Menargetkan segmen Zenelial (gabungan Gen Z dan Milenial), Harvest Link menawarkan 450 unit rumah dengan desain inovatif. Sonny Therik, Business and Marketing Development PT Provest selaku pemasar, merinci empat tipe unggulan yang dibanderol mulai dari harga Rp 1 Miliar:
* Tipe Tesa: Rumah 1 lantai (lebar 5m), ideal bagi individu single atau pasangan muda.
* Tipe Meta: Rumah 2 lantai (lebar 5m), cocok untuk keluarga kecil.
* Tipe Fosa: Rumah 2 lantai (lebar 6m) dengan ruang fleksibel, peraih penghargaan desain terbaik kategori Zillenial.
* Tipe Specta: Hunian mewah 2 lantai (lebar 7m) yang mampu menampung hingga tiga generasi sekaligus.
Hingga saat ini, dari total 450 unit yang direncanakan, sebanyak 75 unit telah terbangun dan 50 unit di antaranya sudah laku terjual. Sonny menegaskan bahwa pihaknya juga menyediakan unit rumah siap huni (ready stock).
“Kami menyiapkan produk rumah ready agar konsumen bisa memanfaatkan program Free PPN atau Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP). Kami sangat optimistis pasar properti tahun 2026 akan bangkit kembali,” pungkas Sonny.[rea]






