Pasuruan (beritajatim.com) – Tragedi kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kembali membayung-bayungi jalur cepat penghubung wilayah Malang menuju Surabaya pada, Selasa (7/7). Insiden fatal tersebut terjadi akibat satu unit armada angkutan barang berukuran besar mendadak kehilangan kendali saat melintasi jalur turunan curam.
Benturan keras tidak terhindarkan ketika kendaraan berat berkabin merah tersebut melaju tidak terkendali ke arah barisan pengendara yang tengah berhenti di persimpangan jalan. Kondisi lalu lintas yang sedang padat membuat para korban tidak memiliki ruang yang cukup untuk menyelamatkan diri dari hantaman fatal.
“Sementara ini ada laporan untuk kejadian laka lantas, yang terlibat dari truk kontainer. Kemudian truk ini saat turunan menabrak beberapa kendaraan roda dua,” urai Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Budi Wira.
Pihaknya mengonfirmasi bahwa musibah maut tersebut terjadi tepat di area perempatan Patung Sapi, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan saat lampu pengatur lalu lintas sedang menyala merah.
Hantaman keras dari arah belakang itu membuat sejumlah unit sepeda motor mengalami kerusakan parah hingga hancur tidak berbentuk di kolong truk. Bagian moncong depan armada truk kontainer bernomor polisi L 9381 CK tersebut juga dilaporkan ringsek pascabenturan hebat terjadi.
Proses evakuasi para korban berjalan dramatis dengan dibantu oleh warga sekitar serta para pengguna jalan yang sedang melintas di lokasi kejadian. Jalur bypass Pandaan sempat mengalami kemacetan panjang selama beberapa jam akibat badan truk yang melintang di tengah lajur utama.
“Untuk korban sementara ada 3 korban meninggalnya, sama korban luka-luka. Saat ini yang korban luka-luka masih dirawat di rumah sakit, kemudian selebihnya masih kita lakukan pendalaman,” tambah Budi.
Pihak kepolisian menegaskan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan apakah insiden dipicu oleh kelalaian sopir atau murni akibat kegagalan fungsi sistem pengereman.
Hingga berita ini diturunkan, petugas dari unit penegakan hukum masih terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata di sekitar perempatan jalan raya tersebut. Pengemudi truk kontainer maut itu juga telah diamankan di markas komando demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan ekstra dan memastikan kelaikan kendaraan mereka saat melewati jalur arteri Pasuruan. Langkah antisipasi dini dinilai sangat krusial guna menekan angka fatalitas kecelakaan menonjol di titik-titik rawan wilayah hukum Polres Pasuruan. (ada/aje)






