Bojonegoro (beritajatim.com) – Jagat media sosial belakangan ini riuh oleh perbandingan antara kemajuan Kabupaten Tuban dan Bojonegoro.
Pemicunya tak lain adalah berdirinya Citimall Tuban di Jalan Pahlawan yang kini jadi magnet baru bagi warga setempat, bahkan warga Bojonegoro pun rela menyeberang demi sekadar nongkrong atau belanja.
Namun, perdebatan “mana yang lebih maju” ini tampaknya bakal segera berakhir. Bojonegoro dikabarkan tidak akan tinggal diam dan siap menghadirkan pusat perbelanjaan serupa yang tak kalah mentereng: Citimall Bojonegoro.
Bocoran Lokasi dan Pengembang
Berdasarkan penelusuran di laman resmi NWP Property—perusahaan retail properti raksasa yang juga membangun Citimall Tuban—nama Bojonegoro sudah masuk dalam daftar proyek mereka.
Hingga Jumat (2/1/2026), informasi tersebut masih terpampang jelas. Menariknya, lokasi yang santer disebut bakal menjadi titik berdirinya mal ini adalah di kawasan strategis Jalan Veteran, pusat perkotaan Bojonegoro. Jika benar terwujud, kawasan ini diprediksi akan menjadi pusat ekonomi baru yang semakin padat.
Pemkab Bojonegoro Tunggu “Ketuk Pintu” Investor
Meski namanya sudah muncul di situs resmi pengembang, rencana pembangunan ini tampaknya masih dalam tahap awal di sisi birokrasi. Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, mengaku sejauh ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait megaproyek tersebut.
“Belum ada surat masuk,” ungkap Setyo Wahono singkat saat ditemui di lobby Mapolres Bojonegoro beberapa waktu lalu.
Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bojonegoro, Budiyanto, juga menyatakan bahwa pihak NWP Property belum melakukan komunikasi formal dengan instansinya.
Karpet Merah untuk Investasi
Walaupun belum ada surat dari investor, Budiyanto memastikan bahwa Pemkab Bojonegoro sangat terbuka dengan rencana pembangunan mal tersebut. Kehadiran Citimall dianggap bisa menjadi angin segar bagi iklim investasi dan ketersediaan lapangan kerja di daerah.
“Tentu kami sambut baik. Yang paling utama adalah memiliki perizinan berusaha dan memenuhi seluruh persyaratan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Budiyanto.
Hingga berita ini diturunkan, Head of Marcom NWP Property, Teges Prita Soraya, belum memberikan respons terkait kapan proses konstruksi akan dimulai. Namun bagi warga Bojonegoro, kabar ini setidaknya memberikan harapan bahwa mereka tak perlu lagi jauh-jauh ke tetangga sebelah hanya untuk sekadar “ngemal”. [lus/ted]






