Bondowoso (beritajatim.com) — Perum Bulog Kantor Cabang Bondowoso bersama Satgas Pangan Polres Situbondo dan Polres Bondowoso, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan monitoring pengendalian harga dan pasokan pangan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan serta memastikan harga pangan tetap terkendali di tengah potensi peningkatan konsumsi masyarakat selama libur panjang.
Di Kabupaten Situbondo, monitoring dilakukan di Pasar Mimbaan, Pasar Panji, serta ritel modern Superio. Hasil pemantauan menunjukkan stok beras SPHP, beras medium, dan beras premium tersedia dalam kondisi aman.
Dalam peninjauan itu, tidak ditemukan lonjakan permintaan selama periode Nataru. Harga beras juga terpantau stabil dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), dengan rincian beras SPHP Rp12.000 per kilogram, beras medium lokal Rp12.500 hingga Rp13.500 per kilogram, serta beras premium Rp14.900 per kilogram.
Untuk memperkuat pengendalian harga, pemerintah dan pemangku kepentingan terkait telah membentuk Posko Pengendalian Harga Pangan, khususnya di pasar-pasar yang menjadi lokasi pencatatan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).
Sementara itu, di Kabupaten Bondowoso, monitoring dilaksanakan di Pasar Nangkaan, Pasar Induk Bondowoso, serta ritel modern MurniMart. Berdasarkan hasil pemantauan, stok beras SPHP, medium, dan premium juga tersedia cukup.
Tidak terdapat lonjakan permintaan, dan harga pangan tetap stabil dalam batas HET. Posko Pengendalian Harga Pangan turut dibentuk di pasar-pasar strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Bondowoso, Hesty Retno Kusumastuti, menegaskan bahwa sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
“Hari ini kami bersama Satgas Pangan, Diskoperindag, dan Dinas Pertanian melakukan sidak ke pasar rakyat dan ritel modern. Alhamdulillah, kondisi stok dan harga beras sangat stabil, tidak ada kenaikan yang signifikan. Perum Bulog Kanca Bondowoso memastikan ketersediaan stok aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Rabu, 31 Desember 2025.
Perum Bulog Kanca Bondowoso bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus melakukan koordinasi dan monitoring secara berkelanjutan guna memastikan stabilitas pasokan serta pengendalian harga pangan tetap terjaga di wilayah Situbondo dan Bondowoso. [awi/suf]






