Blitar (beritajatim.com) – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro Kabupaten Blitar, pada Rabu (17/12/2025) pagi. Sebanyak 1.706 pasang mata generasi muda Blitar tampak berbinar saat Pemerintah Kabupaten Blitar secara resmi menyerahkan Bantuan Biaya Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu tahun 2025.
Bantuan ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan janji politik yang ditunaikan. Bupati Blitar, Rijanto didampingi Wakil Bupati Beky Herdihansah, menyerahkan langsung bantuan tersebut sebagai bagian dari pilar pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.
Dari ribuan pengaju, sebanyak 1.706 mahasiswa lolos verifikasi ketat. Rinciannya, 1.548 mahasiswa terpilih karena prestasi akademik dan non-akademik yang gemilang, sementara 158 lainnya merupakan mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang memiliki tekad baja untuk tetap kuliah.
“Bantuan ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung generasi muda Kabupaten Blitar agar tidak ada lagi alasan kendala biaya untuk meraih mimpi,” ujar Bupati Rijanto.
Ia juga mengapresiasi kinerja Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan BPR Penataran yang memastikan proses seleksi berjalan objektif dan transparan. “Kita ingin bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ada momen menarik saat Bupati Rijanto memberikan wejangan kepada para penerima. Dengan gaya bicara seorang ayah kepada anak-anaknya, ia mengingatkan agar dana bantuan digunakan secara bijak untuk kepentingan akademik, bukan untuk gaya hidup.
“Gunakan beasiswa ini dengan bertanggung jawab. Semata-mata untuk menunjang kebutuhan pendidikan, bukan untuk beli handphone baru, beli skincare, atau kebutuhan konsumtif lainnya,” pesan Bupati yang disambut senyum simpul para mahasiswa.
Lebih jauh, Rijanto menekankan pentingnya karakter adaptif di era digital. Menurutnya, persaingan di masa depan bukan lagi antar-anak bangsa, melainkan berskala global. Mahasiswa Blitar dituntut siap menghadapi perubahan iklim, dinamika ekonomi, dan transformasi dunia kerja yang serba tidak pasti.
“Jadilah generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045. Memanfaatkan teknologi secara positif dan perkuat akhlak,” tambahnya.
Rasa haru tak bisa disembunyikan oleh para orang tua yang hadir. Salah satunya Eko Suprapto, warga Blitar yang anaknya menempuh studi di Universitas Brawijaya (UB) Malang. Baginya, bantuan ini adalah napas baru bagi keuangan keluarganya.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Rijanto dan Bapak Wakil Bupati Beky Herdiansah. Bantuan ini sangat meringankan biaya kuliah anak saya. Semoga beliau berdua selalu diberikan kesehatan untuk memimpin Kabupaten Blitar yang semakin berdaya dan berjaya bagi warganya,” tutur Eko dengan suara bergetar.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Penyerahan beasiswa ini menjadi bukti bahwa di bawah kepemimpinan Rijanto-Beky, pendidikan tetap menjadi panglima dalam upaya mencetak generasi Blitar yang kompetitif di kancah dunia. [owi/beq]






