Blitar (beritajatim.com) – Pertarungan sengit bakal terjadi di Grup P Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jatim 2025/2026, saat dua tim dengan rekor sempurna, PSBI Blitar dan Persenga Nganjuk, bentrok di partai pamungkas pada Senin (15/12/2025).
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan duel head-to-head untuk menobatkan diri sebagai Juara Grup P dan mengamankan posisi runner-up yang berharga.
Laga yang akan digelar di markas Singo Lodro yakni Stadion Gelora Penataran Blitar, sore nanti dipastikan akan menyajikan tensi tinggi, mengingat kedua tim datang dengan catatan performa yang sama-sama mengerikan. PSBI Blitar dan Persenga Nganjuk pun dipastikan akan saling sikut demi status juara grup.
Baik PSBI Blitar maupun Persenga Nganjuk sama-sama mengoleksi 6 poin penuh dari dua pertandingan yang telah dilakoni. Namun, mari kita bedah bagaimana cara mereka meraup poin tersebut:
PSBI Blitar: Singo Lodro Mengaum dengan Produktivitas Gol
Tim kebanggaan Blitar, Singo Lodro, menunjukkan keganasan luar biasa di lini serang. Mereka sukses menjebol gawang lawan total tujuh kali dari dua laga: Melawan Blitar Poetra, menang 2-0. Kemudian melawan Arek Suroboyo, menang telak 5-1.
Striker PSBI diprediksi akan menjadi ancaman serius bagi pertahanan Persenga Nganjuk, bermodalkan rata-rata 3,5 gol per pertandingan di dua laga terakhir yang dimainkan secara normal.
Status tuan rumah dan dukungan dari pemerintah daerah tentu jadi modal besar bagi PSBI bisa mengamankan 3 point nanti sore. Bonus pemain dan tim pun tentu akan menanti jika PSBI mampu menumbangkan Persenga Nganjuk.
“Kalau nanti masuk empat besar, saya kasih bonus Rp30 juta untuk PSBI. Hal ini untuk memotivasi mereka agar bisa melangkah lebih jauh,” ucap Wakil Bupati Blitar sekaligus Pembina PSBI, Beky Herdihansah beberapa waktu lalu.
Persenga Nganjuk: Pembuktian Ketajaman dan Konsistensi
Sementara itu, Laskar Singo Barong dari Nganjuk juga tampil impresif. Total enam poin mereka didapatkan melalui kombinasi kemenangan walkover (WO) dan dominasi lapangan: melawan Arek Suroboyo, menang WO 3-0. Lalu, melumat Blitar Poetra 5-0.
Kemenangan telak 5-0 atas Blitar Poetra menunjukkan betapa solidnya lini belakang dan betapa efisiennya serangan Persenga. Catatan clean sheet mereka (jika menghitung kemenangan 5-0) menjadi modal berharga untuk meredam gempuran PSBI.
Duel Krusial di Gelora Penataran
Dengan poin yang identik, duel sore nanti secara praktis berfungsi sebagai final Grup P. Laga ini diprediksi akan sangat ketat. Walaupun PSBI bermain di kandang sendiri, Persenga datang dengan mental pemenang yang kuat.
Siapa pun yang berhasil memenangkan laga ini akan berhak menyandang status Juara Grup P dan mendapatkan keuntungan seeding di babak selanjutnya. Sementara yang kalah harus puas di posisi runner-up, namun tetap lolos ke fase gugur. [owi/suf]






