Probolinggo (beritajatim.com) – Menyusul kejadian seorang pengunjung yang tenggelam di kawasan wisata Kum–Kum, Pelabuhan Perikanan Mayangan, pada Jumat (5/12/2025) sore, Polres Probolinggo Kota mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area tersebut.
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, melalui Plt. Kasihumas Iptu Zainullah, menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
“Kami bersama anggota memberikan imbauan langsung kepada para pengunjung. Apalagi menjelang akhir pekan, jumlah warga yang datang biasanya meningkat,” ujar Iptu Zainullah, Senin (8/12/2025)
Ia juga mengingatkan pihak pengelola wisata untuk memperketat pengawasan serta memastikan pengunjung tidak berenang di luar area aman, terutama saat kondisi air sedang pasang.
“Kemarin korban memang berenang saat air pasang, sehingga situasinya membahayakan dan mengakibatkan korban tenggelam. Karena itu, kami menekankan kepada pengelola agar melarang aktivitas berenang ketika air pasang demi mencegah terulangnya insiden,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang pengunjung, Eko, menilai imbauan yang disampaikan petugas kepolisian sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan para wisatawan.
“Kalau polisi yang mengingatkan, biasanya orang lebih berhati-hati. Kalau mau berenang saat air pasang, pasti pikir dua kali,” ujarnya.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan pengunjung dapat lebih memperhatikan keselamatan saat menikmati wisata Kum–Kum, terutama pada kondisi air laut yang tidak menentu. (ada/ted)






