Surabaya (beritajatim.com) – Muhammad Nabil resmi terpilih kembali sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur untuk periode 2026–2030 secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang digelar di Harris Hotel Surabaya, Kamis (4/12/2025).
Keputusan ini diambil setelah seluruh pemilik suara dalam forum tertinggi olahraga tingkat provinsi tersebut sepakat mendukung Nabil sebagai calon tunggal. Forum ini dihadiri oleh 335 peserta yang terdiri dari perwakilan 38 KONI kabupaten/kota dan 75 cabang olahraga (cabor), di mana masing-masing mengirimkan tiga delegasi.
Tingginya tingkat kehadiran peserta menjadi indikator kuatnya komitmen para pemangku kepentingan (stakeholders) dalam menentukan arah pembinaan prestasi olahraga di Jawa Timur untuk lima tahun ke depan.
Dukungan mutlak yang diberikan kepada Nabil didasari oleh rekam jejak kepemimpinannya pada periode sebelumnya. KONI Jatim dinilai berhasil menjaga stabilitas organisasi serta meningkatkan daya saing atlet, baik di kancah nasional maupun internasional. Para voter menilai keberhasilan program pembinaan dan kinerja manajerial yang profesional menjadi alasan utama pemberian mandat lanjutan ini.
Usai ditetapkan kembali sebagai ketua, Muhammad Nabil menegaskan bahwa kepercayaan ini adalah tanggung jawab bersama.
“Aklamasi ini bukan kemenangan pribadi, tetapi kemenangan keluarga besar olahraga Jawa Timur. Kepercayaan ini akan saya jawab dengan kerja nyata dan kolaborasi yang lebih kuat bersama seluruh KONI daerah dan cabor,” ujar Nabil dalam sambutannya.
Menatap periode 2026–2030, Nabil memaparkan fokus utamanya pada penguatan sistem pembinaan dan modernisasi organisasi. Ia bertekad membawa olahraga Jawa Timur ke level yang lebih tinggi dengan fondasi yang kuat.
“Kami ingin menciptakan ekosistem olahraga yang lebih modern, profesional, dan berkelanjutan. Fokus kami bukan hanya meraih prestasi di event besar, tetapi membangun fondasi pembinaan yang kokoh dari akar rumput hingga elite. Sesuai moto kita, ‘Jawa Timur untuk Indonesia’,” tambahnya.
Nabil juga menekankan urgensi sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah (Forkopimda), pengurus KONI di daerah, hingga komunitas olahraga, untuk memastikan visi tersebut berjalan efektif.
“Jika semua bergerak dalam satu visi, Jawa Timur dapat terus menjadi barometer prestasi nasional,” tegasnya. [way/beq]






