Surabaya (beritajatim.com) – Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, merealisasikan dukungan nyata terhadap pengembangan bakat generasi muda dengan menyerahkan paket bantuan sarana dan prasarana (sarpras) ekstrakurikuler futsal kepada SDN Kalirungkut 1, Surabaya, Selasa (2/12/2025).
Bantuan fisik yang diserahkan untuk menunjang kualitas latihan siswa meliputi delapan buah bola, dua set jaring gawang, dua unit agility ladder, base stik agility, serta satu set cone. Penyerahan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen legislatif untuk memfasilitasi kebutuhan tim futsal sekolah tersebut yang selama ini berprestasi.
“Pertama kami sebagai DPRD Provinsi Jawa Timur sangat mengapresiasi bagaimana SDN Kalirungkut 1 ini merupakan salah satu sekolah yang sangat concern dan sangat mendukung penuh pengembangan karakter generasi muda melalui sarana olahraga futsal,” kata Cahyo, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Surabaya.
Suasana penyerahan bantuan berlangsung dinamis dan interaktif ketika Cahyo memutuskan untuk turun langsung ke lapangan. Ia mengambil peran sebagai penjaga gawang dan menantang para siswa untuk mendemonstrasikan teknik menggiring bola serta menguji akurasi tendangan mereka.
“Tadi saya pengen lihat langsung teknik tendangan adek-adek siapa yang paling bagus, sampai saya jadi kiper dan merasakan sendiri tendangan keras mereka,” ujarnya yang disambut antusiasme para siswa.
Cahyo menilai prestasi tim futsal SDN Kalirungkut 1, atau yang dikenal dengan nama Tim Kalisa, merupakan capaian yang patut diperhitungkan. Tim ini tercatat telah menorehkan ragam prestasi mulai dari tingkat Kota Surabaya, Jawa Timur, hingga level nasional.
Selain peralatan fisik, Cahyo juga memberikan apresiasi berupa uang pembinaan sebagai bentuk motivasi. Setiap tim menerima dana apresiasi sebesar Rp1 juta, ditambah Rp1 juta khusus untuk kas latihan guna kebutuhan operasional tim.
“Habis juara kemarin saya kasih hadiah masing-masing tim Rp1 juta, dan untuk kas latihan saya titipkan Rp1 juta agar bisa dimanfaatkan membeli sesuatu yang berguna,” jelas Cahyo.
Legislator muda ini menekankan bahwa pendidikan tidak semata-mata soal akademik, tetapi juga pembangunan karakter. Ia memandang aktivitas fisik seperti futsal sebagai solusi efektif untuk mengalihkan energi anak-anak ke arah produktif di tengah derasnya arus teknologi digital.
“Di tengah kemudahan anak-anak mengakses gadget, olahraga menjadi sarana agar mereka tetap produktif dalam kegiatan yang positif,” tegasnya.
DPRD Jawa Timur memastikan kesiapannya untuk terus mendukung inisiatif-inisiatif positif yang mendorong tumbuh kembang anak. Menurut Cahyo, investasi pada pendidikan karakter hari ini adalah kunci bagi masa depan wilayah Jawa Timur dan Kota Surabaya.
“Generasi masa depan kita ada di anak-anak ini, maka kita harus memberikan edukasi dan pendidikan karakter yang optimal agar mereka tumbuh menjadi generasi cerdas, berkepribadian, dan selalu mengedepankan hal-hal positif,” pungkas Cahyo. [asg/beq]






