Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan, julukan Laskar Joko Tingkir, menggelar aksi kemanusiaan dengan melelang tiga official jersey yang telah dikenakan para pemain dalam pertandingan resmi (match worn), guna membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatra. Seluruh hasil pundi-pundi rupiah yang terkumpul dari lelang akan didonasikan sepenuhnya sebagai bentuk solidaritas klub, pemain, dan suporter.
Tiga match worn jersey yang dilelang merupakan jersey yang telah dikenakan langsung oleh para pemain dalam laga kompetitif terbaru Persela. Jersey tersebut milik gelandang Jhon Edy Mena, pemain asing andalan Jonathan Ezequiel Bustos, dan kiper Mario Fabiyo Londok.
Kepala Divisi Bisnis dan Marketing Persela, Rizal Jamhari, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud nyata kepedulian Laskar Joko Tingkir terhadap musibah yang sedang dialami.
“Program ini menjadi bentuk kepedulian Persela, pemain, serta suporter terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah,” kata Rizal Jamhari, Selasa (2/12/2025).
Hasil lelang yang didapatkan, sepenuhnya akan didonasikan kepada masyarakat Sumatra yang terdampak bencana. Manajemen Persela menyampaikan bahwa seluruh hasil akan disalurkan melalui mekanisme distribusi resmi klub, memastikan donasi tiba pada sasaran yang tepat.
Bagi kolektor jersey orisinal maupun pecinta Persela dapat mengikuti lelang ini dengan mengirimkan penawaran melalui website resmi Persela Store, di perselastore.com.
“Melalui lelang ini, Persela mengajak seluruh elemen sepakbola Lamongan, untuk bersama-sama menunjukkan solidaritas dan membantu meringankan beban korban bencana,” kata Rizal.
Rizal menyampaikan, animo terhadap lelang ini cukup tinggi. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 492 pengguna yang mengunjungi item lelang di dashboard website, dengan 15 pengguna yang telah melakukan penawaran.
“Sementara ini penawar tertinggi ada Rp950 ribu untuk jersey Bustos, Mario Londok Rp600 ribu dan Jhon Mena Rp750 ribu. Batas waktu lelang sampai tanggal 3 Desember, pukul 19.00 WIB,” ucapnya, mengingatkan batas waktu yang kian mepet.[fak/beq]






