Jakarta (beritajatim.com) – Malam Anugerah Festival Film Indonesia (FFI) 2025 digelar meriah di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), sebagai penanda perjalanan 70 tahun ajang penghargaan film tertinggi di Indonesia. Acara hasil kolaborasi Kementerian Kebudayaan RI, Komite FFI 2024–2026, dan Pemprov DKI Jakarta ini ditayangkan melalui YouTube FFI, Kemenbud RI, Indonesiana TV, dan TVRI.
FFI tahun ini mengusung tema “Puspawarna Sinema Indonesia” sebagai simbol keberagaman warna, gaya bertutur, serta perspektif kreatif dalam perfilman nasional. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai bahwa keragaman genre—mulai drama sosial, sejarah, fiksi ilmiah, hingga dokumenter—menjadi pencapaian besar film Indonesia. “Industri film kita hingga November 2025 berhasil menarik lebih dari 75 juta penonton, dengan 70 persen pangsa box office dikuasai film Indonesia,” ujarnya.
Fadli juga menegaskan komitmen pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat identitas nasional melalui sinema. “Sinema Indonesia harus terus menjadi kekuatan pemersatu dan inspirasi bangsa,” katanya.
Ketua Komite FFI, Ario Bayu, menyebut puspawarna sinema mencerminkan mozaik cerita Indonesia yang disusun oleh para sineas dari berbagai latar budaya. Ia menekankan bahwa film bukan hanya bentuk hiburan, tetapi medium penyampai kritik sosial dan penjaga nilai budaya.
Acara turut dihadiri pimpinan Kementerian Kebudayaan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Duta Besar Prancis Fabien Penone, serta para pelaku film nasional. Penjurian dilakukan oleh 80 anggota Akademi Citra, 13 asosiasi profesi, dan Dewan Juri Akhir melalui gabungan skor, voting, dan diskusi kualitatif.
Film “Pangku” menjadi bintang utama dengan meraih Film Cerita Panjang Terbaik, disusul kemenangan Reza Rahadian dan Felix K. Nesi sebagai Penulis Skenario Asli Terbaik. Sore: Istri dari Masa Depan serta Pengepungan di Bukit Duri juga mendominasi kategori teknis dan artistik. Di sisi lain, film animasi “Jumbo” mencatat prestasi ganda sebagai Film Animasi Panjang Terbaik dan Piala Antemas untuk film terlaris tahun 2025.
Berikut daftar lengkap pemenang Piala Citra FFI 2025:
Kategori Film & Penyutradaraan
- Film Cerita Panjang Terbaik: Pangku – Gambar Gerak (Arya Ibrahim & Gita Fara)
- Sutradara Terbaik: Yandy Laurens – Sore: Istri dari Masa Depan
- Penulis Skenario Asli Terbaik: Reza Rahadian & Felix K. Nesi – Pangku
- Penulis Skenario Adaptasi Terbaik: Widya Arifianti & Sabrina Rochelle Kalangie – Home Sweet Loan
Kategori Teknis & Artistik
- Sinematografi Terbaik: Ical Tanjung – Pengepungan di Bukit Duri
- Pengarah Artistik Terbaik: Eros Eflin – Pangku
- Efek Visual Terbaik: Abby Eldipie dkk – Pengepungan di Bukit Duri
- Penyunting Gambar Terbaik: Hendra Adhi Susanto – Sore: Istri dari Masa Depan
- Penata Suara Terbaik: Ridho Fachri & Indrasetno Vytrantra – Home Sweet Loan
- Penata Musik Terbaik: Aghi Narottama – Pengepungan di Bukit Duri
- Pencipta Lagu Tema Terbaik: Gerald Situmorang, Iga Massardi & Asteriska – “Terbuang Dalam Waktu” (Sore: Istri dari Masa Depan)
Kategori Pemeranan
- Pemeran Utama Pria Terbaik: Ringgo Agus Rahman – Panggil Aku Ayah
- Pemeran Utama Perempuan Terbaik: Sheila Dara Aisha – Sore: Istri dari Masa Depan
- Pemeran Pendukung Pria Terbaik: Omara Esteghlal – Pengepungan di Bukit Duri
- Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik: Christine Hakim – Pangku
Kategori Film Pendek, Dokumenter & Animasi
- Film Cerita Pendek Terbaik: Sammi, Who Can Detach His Body Parts
- Film Dokumenter Panjang Terbaik: Tambang Emas Ra Ritek
- Film Dokumenter Pendek Terbaik: SIE
- Film Animasi Panjang Terbaik: Jumbo
- Film Animasi Pendek Terbaik: So I Pray
Penghargaan Kehormatan
Pengabdian Seumur Hidup: El Manik, Franki Raden, Hendrick Gozali
Penghargaan Khusus FFI 2025
- Pilihan Dewan Juri Akhir Dokumenter: Satu Langkah Lagi
- Piala Antemas – Film Terlaris: Jumbo
- Karya Kritik Film Terbaik: Catra Wardhana – “Rambut dalam ‘Nana’…”
- Film Pilihan Penonton: Rangga & Cinta
- Aktor Pilihan Penonton: El Putra Sarira – Rangga & Cinta
- Aktris Pilihan Penonton: Leya Princy – Rangga & Cinta
Siaran ulang Malam Anugerah FFI 2025 dapat ditonton melalui kanal YouTube Festival Film Indonesia dan Indonesiana TV. Daftar pemenang lengkap tersedia di situs resmi festivalfilm.id. [can/beq]






